BPBD Pidie Janji Laporkan Kerusakan Rumah di Batee ke BNPB

Tercatat tujuh rumah mengalami rusak akibat diterjang pasang purnama, Senin (11/6/2018) sekitar pukul 11.00 WIB.

BPBD Pidie Janji Laporkan Kerusakan Rumah di Batee ke BNPB
ist
Warga Geuteng Barat, Kecamatan Batee, Pidie mengambil pakaian setelah rumahnya rusak diterjang gelombang laut, Senin (18/6/2018). 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEW.COM, SIGLI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie berjanji akan melaporkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, terkait kondisi terakhir terhadap bencana abrasi yang memperondak rondakan Gampong Geuteng Barat, Kecamatan Batee.

Tercatat tujuh rumah mengalami rusak akibat diterjang pasang purnama, Senin (11/6/2018) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sehingga pemilik rumah tidak berani tinggal di rumah yang telah rusak tersebut. Warga pesisir itu memilih pindah ke rumah saudara di gampong itu.

Baca: Pasang Purnama Porak-Porandakan Rumah Warga Batee Pidie, Kini 7 Keluarga Hilang Tempat Tinggal

"Sebenarnya tim BNPB telah turun langsung ke Geuteng Barat untuk melakukan verifikasi dalam penanganan abrasi pantai," tukas Kepala BPBD Pidie, Apriadi SSos kepada Serambinews.com, Selasa (19/6/2018).

Ia menambahkan, proses tindak lanjut hasil kunjungan tim verifikasi dari BNPB, saat ini terkendala dengan libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, yang diperpanjang dengan cuti bersama.

Menurutnya, pemerintahan mulai aktif kembali bekerja pada tanggal 21 Juni 2018. Sehingga, saat ini BPBD Pidie belum bisa melaporkan kondisi terakhir kejadian di Geunteng Barat.

"Kami terus melaporkan ke Pusdalops BNPB untuk penanganan abrasi pantai Geuteng Barat. Kami juga terus memantau perkembangannya," demikian Apriadi. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help