Luar Negeri

Tingkat Kriminalitas Menurun, Pemerintah Belanda Tutup Empat Penjara

Pemerintah sampai 'mengimpor' tahanan dari negara lain seperti Belgia dan Norwegia dengan harapan penjara tetap dibuka.

Tingkat Kriminalitas Menurun, Pemerintah Belanda Tutup Empat Penjara
The Guardian
Ilustrasi penjara. 

SERAMBINEWS.COM - Belanda akan menutup empat penjara karena menurunnya aksi kejahatan di Negeri Kincir Angin.

Dilansir dari Dailymail.co.uk (21/6/2018), angka kejahatan di Belanda saat ini berada pada titik terendah sejak tahun 1980.

Itulah yang menyebabkan pemerintah Belanda mempertimbangkan penutupan beberapa penjara.

Menurut data kantor statistik nasional CBS, hanya 49 kejahatan yang dilaporkan dari setiap 1000 warga.

Pada tahun 2013, pemerintah sudah merencanakan penutupan 19 penjara, tapi keputusan itu memicu kontroversi dari petugas penjara.

Baca: Selain KM Sinar Bangun, Ini Deretan Kecelakaan Kapal yang Pernah Terjadi di Danau Toba

Baca: Video Detik-detik Badai Dahsyat Danau Toba Sehari setelah Ikan Mas Raksasa 14 Kg Ditangkap

Baca: Mengenang 48 Tahun Kepergian Soekarno, Tak Punya Uang Untuk Berobat & Keinginan yang Belum Terwujud

Pemerintah sampai 'mengimpor' tahanan dari negara lain seperti Belgia dan Norwegia dengan harapan penjara tetap dibuka.

Menurut surat kabar Belanda, Algemeen Dagblad, sumber telah mengidentifikasi penjara mana saja yang akan ditutup oleh mentri kehakiman Sander Dekker.

Ialah penjara di Zoetermeer, Zeist, Almere, dan Zwaag di Belanda Utara semuanya akan ditutup menurut laporan tersebut.

Pada tahun 2017, sepertiga dari 13.500 tempat tidur di penjara Belanda terbengkalai.

Data tersebut membuktikan kalau angka kejahatan di Negeri Kincir Angin tidak meningkat, bahkan mencapai titik terendah.

Meskipun demikian, penjara yang berada di daerah terpencil akan dibiarkan terbuka agar petugas yang bekerja di sana tetap memiliki pekerjaan.

(TribunTravel.com/rizkytyas)

 

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Tingkat Kriminalitas Rendah, Belanda Tutup Empat Penjara

 

Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help