Irwandi Hadiri Kampanye Dialogis Bintang-Salmaza

Setelah Aceh Selatan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA), Irwandi Yusuf

Irwandi Hadiri Kampanye Dialogis Bintang-Salmaza
KETUA Umum PNA, Irwandi Yusuf saat mengunjungi kampanye dialogis pasangan Bintang-Salmaza di Subulussalam, Kamis (21/6). 

SUBULUSSALAM - Setelah Aceh Selatan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA), Irwandi Yusuf, juga ikut menghadiri kampanye dialogis pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Subulussalam nomor urut 5, Affan Alfian Bintang-Salmaza, Kamis (21/6).

Kampanye yang dirangkai dengan halal bi halal itu berlangsung di pelataran rumah Alm Letnan H Awaluddin, samping Lapangan Beringin, Subulussalam. Kegiatan ini merupakan pengganti kampanye akbar yang sebelumnya batal terlaksana karena adanya gugatan dari paslon lain terkait pergeseran jadwal kampanye Bintang-Salmaza.

Dalam kesempatan tersebut, Irwandi membeberkan alasan dirinya mendukung Bintang-Salmaza. Irwandi mengaku tidak mau sembarangan dalam mengusung kandidat kepala daerah. Apabila tidak ada kader dari PNA yang dianggap terbaik, maka dirinya akan mencari sosok lain di luar partai.

Di Subulussalam, lanjut Irwandi, pilihannya jatuh pada Bintang-Salmaza. “Sebab, yang saya dukung harus yang paling bermutu dan bisa menjadi solusi bagi daerahnya,” katanya.

Irwandi mengakui, dalam mengusung calon kepala daerah di Aceh. Hal ini antara lain karena selaku Gubernur Aceh, ia telah mempersiapkan program ‘Aceh Hebat’, dan ia ingin program tersebut terlaksana hingga ke kabupaten/kota. “Alangkah sayangnya kalau program hebat ini tidak dapat dijalankan pemerintah kabupaten/kota karena bupati atau wali kotanya bego atau tidak becus,” pungkas dia.

Terakhir, Irwandi mengimbau masyarakat agar mengantisipasi program ‘masuk neraka’. Program ‘masuk neraka’ yang dia maksud adalah politik uang. Kepada Bintang-Salmaza ia juga menekankan untuk tidak melakukan praktik tersebut.

Untuk mensosialisasikan ini kepada masyarakat, Irwandi berharap adanya peran ulama. “Tidak akan makmur suatu daerah kalau diawali dengan cara haram. Maka saya serukan pilkada halal, bukan pilkada damai,” papar Irwandi.

Sebelumnya, Anggota DPR RI dari PAN, Muslim Ayub, juga sempat menyampaikan orasi dukungan kepada paslon Bintang-Salamza. Namun ia berharap, Pilkada tidak membuat masyarakat Subulussalam terpecah.

Dalam kampanye dialogis kemarin, jumlah massa yang hadir juga cukup banyak, meski secara aturan telah dibatasi tidak lebih dari 1.000 orang. Selain orasi, halal bi halal, dan hiburan rakyat, acara itu juga diisi dengan sesi tanya jawab.

Seperti diketahui, jadwal kampanye akbar paslon Bintang-Salmaza awalnya disepakati pada tanggal 3 Mei 2018. Namun pasangan ini meminta jadwal diundur hingga sebulan lebih dari jadwal yang telah ditetapkan, atau seminggu menjelang hari pemilihan. Permintaan itu dikabulkan Komisi Independen Pemilihan (KIP) dengan menerbitkan SK tentang perubahan waktu, jadwal, dan lokasi kampanye.

Tak terima dengan pergeseran jadwal yang dianggap ditetapkan secara sepihak oleh KIP, empat paslon lain lantas melayangkan protes dan mengadukan persoalan ini ke Panwaslih. Pengaduan itu dikabulkan sehingga berakibat pada hilangnya jadwal kampanye akbar Bintang-Salmaza.(lid)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help