Setelah Lebaran, Banyak Warga Gadai Emas

Setelah Idul Fitri 1439 H, PT Pegadaian (Persero) Banda Aceh mencatat transaksi warga yang menggadaikan

Setelah Lebaran, Banyak Warga Gadai Emas

BANDA ACEH - Setelah Idul Fitri 1439 H, PT Pegadaian (Persero) Banda Aceh mencatat transaksi warga yang menggadaikan emas meningkat. Hal tersebut karena bertepatan dengan tahun ajaran baru, sehingga membutuhkan dana untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak dan lainnya.

Asisten Manajer Penjualan Deputy Bisnis Area Pegadaian Banda Aceh, Ronal Fahrizan menyampaikan hal ini kepada Serambi, Kamis (21/6). “Hari pertama beroperasi transaksi gadai melonjak yang didominasi oleh emas. Harga emas saat ini juga mulai turun, sehingga masyarakat lebih memilih untuk menggadai,” ungkapnya.

Ronal menambahkan jumlah emas yang digadaikan bervariasi berdasarkan kebutuhan masing-masing, baik untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif.

Dikatakan, Pegadaian juga menyediakan produk Rahn Hasan yaitu layanan simpan pinjam yang tanpa dikenakan biaya apapun selama peminjaman. Hanya dikenakan biaya administrasi Rp 2.000- Rp 5.000, dan membawa syarat berupa KTP dan KK.

“Dalam satu KK hanya berhak untuk satu orang. Maksimal pinjaman yang diberikan sebesar Rp 500 ribu. Saat pelunasan nasabah hanya membayar pinjaman pokoknya saja, tidak ada biaya apapun,” katanya. Menurutnya, Rahn Hasan merupakan produk yang diberikan untuk membantu kalangan menengah ke bawah dengan batas waktu peminjaman selama dua bulan. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help