Pantai Mantak Tari Telan Korban

Nurfazillah Binti Nurdin (30), ibu rumah tangga (IRT) asal Gampong Masjid Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Kamis (21/6)

Pantai Mantak Tari Telan Korban
Ilustrasi 

SIGLI- Nurfazillah Binti Nurdin (30), ibu rumah tangga (IRT) asal Gampong Masjid Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Kamis (21/6) sekitar pukul 09.30 WIB, terseret gelombang laut saat mandi di Pantai Mantak Tari, Kecamatan Simpang Tiga. Meskipun sempat ditolong, perempuan muda ini akhirnya menghembuskan nafas terakhir sebelum sampai di rumah sakit.

Saat Kejadian, Nurfazillah mandi bersama keluarganya ketika gelombang laut tinggi. Naas, tiba-tiba tubuh Nurfazillah terseret gelombang laut. Wanita muda itu menghembus nafas terakhir dalam perjalanan saat dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tgk Chik Di Tiro Sigli.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK , melalui Kapolsek Trienggadeng, Iptu Mursal kepada Prohaba, Kamis (21/6) mengatakan, Nurfazillah yang telah berumahtangga itu pergi bersama keluarga mandi bersama di Pantai Mantak Tari, Simpang Tiga.

Tanpa disadari Nurfazillah sedikit menjauh ke tengah, yang terpisah dengan rekannya. Tiba-tiba datang gelombang besar menggulung wanita muda itu.

Rekan korban yang melihat Nurfazillah bertarung dengan maut berupaya menyelamatkan wanita itu. Nurfazillah tidak bisa berenang, sehingga langsung tenggelam. Saat tenggelam wanita yang belum dikarunia anak itu banyak terminum air laut.

Usaha rekannya menolong membuahkan hasil, dimana tubuh korban dalam kondisi lemas berhasil ditemukan rekannya. Nurfazillah pun diboyong ke daratan yang akhirnya dibawa ke RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dalam perjalanan sesampai di RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli korban telah menghembus nafas terakhir. Akhirnya, keluarga korban membawa jasad ke desanya untuk dilakukan fardhu kifayah,” kata Kapolsek Simpang Tiga. (naz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help