Atribut Kampanye Masih Bertebaran

Masa kampanye Pilkada Serentak sudah berakhir dan kini memasuki masa tenang tiga hari sebelum pencoblosan

Atribut Kampanye Masih Bertebaran
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan Calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Subulussalam yang difasilitasi Komisi Independen Pemilihan (KIP) belum dibuka saat masa tenang. Foto direkam Minggu (24/6/2018) pukul 18.00 WIB. 

* Pilkada Sudah Masuki kampanye Pilkada

SUBULUSSALAM - Masa kampanye Pilkada Serentak sudah berakhir dan kini memasuki masa tenang tiga hari sebelum pencoblosan, terhitung sejak Minggu hingga Selasa (24-26/6).

Di Aceh, ada tiga daerah yang melaksanakan Pilkada, yaitu Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Selatan, dan Kota Subulussalam. Dari tiga daerah tersebut, atribut kampanye masih terlihat marak bertebaran di Kota Subulussalam, baik itu yang dipasang oleh tim paslon maupun oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP).

Contohnya di pertigaan Masjid Agung Subulussalam, Desa Belegen Mulia. Di lokasi tersebut, semua atribut kandidat masih bertengger, mulai dari baliho hingga umbul-umbul.

Hal serupa juga tampak di Tugu Syair Perahu atau perempatan Penanggalan menuju Singkil yang terpaut ratusan meter dari SPBU Kasman Lizar. Beberapa atribut kampanye kandidat yang dipasang KIP Subulussalam juga masih bertengger.

Demikian juga di sepanjang jalan Teuku Umar Simpang Kiri-Penanggalan. Atribut kampanye kandidat berupa baliho, spanduk dan poster tampak bertebaran di hampir sebagian lokasi lintasan dan keramaian, termasuk Lapangan Beringin Subulussalam, tugu pertigaan menuju Rundeng, dan taman di median jalan.

Di Aceh Selatan, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih), Hendra Syahputra SSos I, mengaku jika pihaknya saat ini sedang melakukan penertiban terhadap alat peraga kampanye seluruh pasangan calon.

Penertiban dilakukan sejak Minggu (24/6) kemarin hingga Senin (25/6) hari ini. Hari ini (kemarin) dari Tapaktuan sampai Sawang dan Kluet Raya. Besok pagi (hari ini) Meukek, Labuhanhaji Raya, Bakongan serta Trumon,” sebutnya.

Sementara di Pidie Jaya (Pijay), penurunan atribut kampanye dilakukan sendiri oleh tim sukses (timses) masing-masing pasangan calon. Penurunan dilakukan sejak Minggu pagi kemarin, mulai dari kawasan kabupaten, kecamatan, hingga gampong.

Penurunan atribut kampanye itu dikawal ketat oleh aparat kepolisian serta Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) Pijay. Meski demikian, penurunan itu dilakukan oleh masing-masing timses paslon dengan kesadaran.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help