Lifestyle

Setiap Orang Membutuhkan Sentuhan, Apa Alasannya?

Efek rileks tersebut pada akhirnya akan menguatkan sistem kekebalan tubuh kita sehingga kita tak mudah jatuh sakit.

Setiap Orang Membutuhkan Sentuhan, Apa Alasannya?
gbika.org
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Bergandengan tangan atau menyentuh pundak pasangan Anda saat sedang muram, bisa mendatangkan kebahagiaan, bahkan pada hari-hari yang sulit dilalui.

Penelitian menunjukkan, sentuhan dari orang yang kita sayangi bukan hanya memberi efek anti-stres, tapi juga menyehatkan fisik.

"Jika seseorang yang kita percayai menggandeng tangan atau memeluk, dan memberi usapan di punggung sebelum kita melakukan tugas yang bikin stres; detak jantung akan melambat, tekanan darah turun, dan hormon stres berkurang," kata Tiffany Field, seorang peneliti.

Ia mengatakan, sentuhan dari orang tercinta juga akan meningkatkan hormon oksitosin atau sering disebut sebagai hormon cinta yang memberikan perasaan rileks.

Efek rileks tersebut pada akhirnya akan menguatkan sistem kekebalan tubuh kita sehingga kita tak mudah jatuh sakit.

Baca: Bakar Lemak Perut Secara Cepat dengan Konsumsi Bahan Makanan Ini

Baca: Penjual Ikan Terkejut Suara Ledakan Hingga Melompat Saat 19 Tiang Listrik Tumbang ke Jalan

f

Sejak bayi Sejak lahir, bayi membutuhkan ikatan sosial. Interaksi antara ibu dan anak dalam hubungan yang sehat saling memengaruhi satu sama lain.

"Ibu dan bayinya akan semakin selaras saat mereka berinteraksi, bersentuhan kulit" kata Amy Banks, psikiatri.

Hubungan yang terbentuk antara ibu dan bayinya ini merupakan fondasi untuk terbangunnya jalan bagi hormon-hormon, yang membantu tubuh mengatur mood, perasaan, bahkan rasa nyeri.

Baca: Inggris Cari Lima Belas Ribu Tukang Batu, Gaji 1,6 Juta Rupiah Per Delapan Jam Kerja

Baca: Tertarik Terbang ke Antariksa? Mulai Tahun 2019 Perusahaan Ini Jual Tiketnya

"Sentuhan, pelukan, dan juga sentuhan fisik lain terbukti akan merangsang jalan hormon tersebut," katanya.

Setiap sentuhan yang kita terima dari orang tercinta akan menghasilkan respon dikeluarkannya hormon tertentu dan memberi rasa nyaman dan bahagia.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved