PKA 7

Wagub Nova Iriansyah Pernah Jadi Peserta PKA II Tahun 1972, PKA VII Diharapkan Lebih Kreatif

"Jadi daerah-daerah yang pernah jadi juara umum PKA harus lebih siap dan kreatif dalam PKA VII ini," ujar Nova Iriansyah.

Wagub Nova Iriansyah Pernah Jadi Peserta PKA II Tahun 1972, PKA VII Diharapkan Lebih Kreatif
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Marcella Zalianty bertemu Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Meuligoe Wakil Gubernur Aceh di Banda Aceh, Jumat (4/5/2018). 

Laporan Fikar W Eda | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengaku ikut jadi salah seorang peserta PKA II 1972 dari Kabupaten Aceh Tengah.

"Rasanya lebih hebat masa PKA II dulu. Makanya kita belajar dari pengalaman dulu," kata Nova Iriansyah yang juga Ketua Umum PKA VII 2018.

Ia mengatakan pada masa itu, Aceh Tengah juara umum untuk yang kedua kalinya. Pada PKA I tahun 1958, Aceh Tengah juga juara umum. Berikutnya pada PKA V 2009, kembali Aceh Tengah Juara Umun. Pada PKA VI, juara umumnya Aceh Besar. Sebelumnya Aceh Barat juga pernah menjadi juara Umum PKA III 1988.

"Jadi daerah-daerah yang pernah jadi juara umum PKA harus lebih siap dan kreatif dalam PKA VII ini," ujar Nova Iriansyah didampingi juru bicara Pemerintah Aceh, Wiratmadinata.

Nova mengaku dirinya masih duduk kelas II SD saat menjadi peserta PKA II.

Baca: Pembukaan PKA VII Dilengkapi Teknologi Video Mapping Menciptakan Imajinasi Fantastis

Aceh Tengah jadi juara karena menghadirkan satu peristiwa budaya yang unik dan menarik yaitu merekonstruksi penyatuan Kerajaan Linge dengan Kesultanan Aceh, yang ditandai dengan penyerahan gajah putih kepada Menteri Penerangan Budiardjo dan Gubernur Aceh.

Diserahkan oleh Bupati Aceh Tengah masa itu. Gajah Putih adalah legenda jelmaan pemuda pewaris Kerajaan Linge, Bener Meriah, yang kini dijadikan nama kabupaten pemekaran dari Aceh Tengah, yaitu Kabupaten Bener Meriah.

Peristiwa penyerahan gajah putih itu dihadirkan dengan sangat kreatif dan di luar prakiraan banyak orang.

"Pada saat itu juga ditampilkan Tari Guel, yang sebelumnya tidak pernah disaksikan publik," katanya.

Menurut Nova Iriansyah, karya-karya kreatif seperti itu harus bisa dihadirkan kembali dalam PKA VII ini, bentuk dan penyajiannya terserah.

"Nah daerah-daerah peserta PKA kita minta lebih kreatif menggali dan menyuguhkan materi budaya dalam PKA ini. Jangan copy paste atau menciplak mentah-mentah materi PKA sebelumnya. Kita dorong PKA ini betul-betul memberi warna baru, termasuk cara menyajikannya. Saya berharap ini. Kabupaten dan Kota juga bikin katalog, baik kebendaan maupun non benda, serta panduan profil dalam PKA. Ayo bergerak," seru Nova Iriansyah.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help