Petani Menjerit, Hasil Panen Sawit Trek Harga TBS Pun Malah Anjlok

Para pengepul, jelas Rahman, beralasan bahwa faktor yang menyebabkan harga TBS turun karena Pilkada.

Petani Menjerit, Hasil Panen Sawit Trek Harga TBS Pun Malah Anjlok
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Tandan buah sawit. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Sebelum Hari Raya Idul Fitri 1439 H, harga jual tandan buah segar (TBS) sawit petani kepada pengepul di Aceh Timur, khususnya di daerah Kecamatan Banda Alam, masih bertahan Rp 1.050 per kilogram.

Tapi setelah Idul Fitri harga turun drastis menjadi Rp 900 per kilogram.

Padahal, sebelumnya harga jual TBS petani mencapai Rp 1.200-1.300 per kilogram.

"Sudah hasil panen trek, malah harga jual pun turun. Sungguh ini sangat menyiksa petani," jelas Rahman, petani sawit warga Banda Alam, yang baru menjual TBS sawit pada 22 Juni 2018.

Baca: Harga TBS Sawit Capai Titik Terendah, Ada yang Mempermainkan Petani?

Para pengepul, jelas Rahman, beralasan bahwa faktor yang menyebabkan harga TBS turun karena Pilkada.

"Petani sangat kecewa karena dari dulu setiap akan memasuki hasil panen meningkat (mulai Agustus-Desember) pasti harga TBS sawit turun, sehingga petani selalu dirugikan," para Rahman.

Mewakili petani sawit di daerah ini, Rahman berharap agar pemerintah tetap menjamin harga TBS sawit normal.

"Karena mayoritas petani sawit menggantungkan sumber ekonominya dari hasil panen sawit tersebut," jelasnya. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help