Banda Aceh Tuan Rumah Muzakarah Ulama Internasional

Kota Banda Aceh akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Muzakarah Ulama Internasional yang berlangsung 13-16 Juli 2018

Banda Aceh Tuan Rumah  Muzakarah Ulama Internasional
BARISAN depan dari kiri ke kanan, KH Zein Djarnuzi, Muhammad Dhiauddin Kuswandi, Abuya Syech H Amran Wali Al -Khalidi, Rohimuddin Al-Bantany, dan KH Ahmad Cirebon mengikuti Muzakarah Pengkaderan MPTT ke-1 di Pondok Pesantren Al-Huda, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, 14-16 November 2017. 

BANDA ACEH - Kota Banda Aceh akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Muzakarah Ulama Internasional yang berlangsung 13-16 Juli 2018. Muzakarah itu rencananya akan dihadiri 30 ribu peserta, terdiri atas ulama, santri, hingga berbagai kalangan lainnya.

Unsur Forkompimda Banda Aceh sudah menggelar rapat persiapan muzakarah, Kamis (28/6), di Pendopo Wali Kota Banda Aceh. Rapat itu dihadiri Wali Kota, Ketua DPRK, Dandim, Kapolres, SKPK hingga pengurus Majelis Pengkajian Tauhid dan Tasawuf (MPTT) Banda Aceh.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan, pihak sejak beberapa waktu lalu sudah mengupayakan supaya muzakarah itu diselenggarakan di Banda Aceh. Tujuannya untuk kegiatan syiar Islam serta mewujudkan Banda Aceh Gemilang dalam bingkai syariah.

“Dan yang kalah penting even ini bisa menarik perhatian internasional dan menjadi ajang promosi sekaligus memperkuat posisi Banda Aceh sebagai destinasi wisata Islami dan halal dunia,” kata Aminullah.

Wali Kota juga mengajak seluruh stake-holder ikut berpartisipasi menyukseskan acara tersebut. Menurutnya, ada tiga hal yang akan menjadi perhatian Pemko Banda Aceh sebagai tuan rumah, yakni terkait dengan penginapan, konsumsi, dan transportasi bagi para peserta.”

“Kita harus mampu memberikan pelayanan prima dan memberi kesan yang baik bagi para tamu yang datang termasuk di sektor kebersihan dan keindahan kota. Ini ajang besar dan kesempatan berharga bagi kita untuk mempromosikan segala potensi Banda Aceh,” katanya lagi.

Tgk Syukri Daod Pango selaku pengurus MPTT Banda Aceh menjelaskan, perkiraan peserta muzakarah sebanyak 30 ribu orang baik dari dalam dan luar negeri. “Mereka akan menjadi tamu kita selama dua hari tiga malam. Acara kita pusatkan di Masjid Raya Baiturrahman dan Auditorium UIN Ar-Raniry,” ungkapnya.(mun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved