Tafakur

Persatuan Umat

Mendekati pemilihan umum, sangat mudah bagi kebanyakan orang terbawa arus keinginan-keinginan politik pihak tertentu

Persatuan Umat
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

“Dan berpegang teguhlah kalian semua pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara” (QS. Ali Imran: 103).

Mendekati pemilihan umum, sangat mudah bagi kebanyakan orang terbawa arus keinginan-keinginan politik pihak tertentu. Tak sedikit di antaranya malah menggiring kepada hal-hal yang dilarang Allah, seperti berpecah-belah dengan sesama. Sampai-sampai setiap suara dari mulut bernada pecah belah. Tentunya seorang muslim dilarang terbawa arus berdosa. Karena itu, sangat penting mengingatkan diri agar senantiasa berpegang teguh pada ajaran Islam, yang mengutamakan persatuan umat.

Persatuan umat sangat penting dibina dan dijaga agar kuat dalam menegakkan yang makruf dan mencegah yang mungkar. Apalagi kemungkaran di zaman sekarang sangat beragam bentuknya, yang juga dikelola dengan mengandalkan sistem jaringan dan persatuan dengan sesama mereka. Jumlahnya pun semakin bertambah dari hari ke hari, karena semakin banyak orang terbujuk untuk bergabung demi memperturutkan hawa nafsu. Bahkan banyak di antaranya sudah menjadi pendukung dalam pemilihan pemimpin rakyat.

Bila sudah terikat modal atau jasa pelaku kemungkaran, seorang pemimpin tak bisa diharapkan akan menegakkan yang makruf dan mencegah kemungkaran. Mereka akan membiarkannya, walaupun menyuarakan slogan-slogan anti kemungkaran.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help