Makam Habib Bugak akan Dipugar

Makam Habib Abdurrahman bin Alwi atau lebih dikenal dengan Habib Bugak Al-Asyi yang berada di Dusun

Makam Habib Bugak akan Dipugar
Kolase Serambinews.com/net
Kolase foto dua hotel di atas tanah wakaf Habib Bugak di Mekkah, Arab Saudi, lukisan Habib Bugak, dan surat wakaf 

BIREUEN – Makam Habib Abdurrahman bin Alwi atau lebih dikenal dengan Habib Bugak Al-Asyi yang berada di Dusun Pante Sidom, Gampong Pante Peusangan, Kecamatan Jangka, Bireuen, akan segera dipugar. Seperti diketahui, Habib Bugak adalah sosok dermawan yang mewakafkan tanahnya untuk dimanfaatkan warga Aceh melaksanakan ibadah haji dan menempuh pendidikan di tanah suci Mekkah Al Mukarramah, Arab Saudi.

Terkait rencana pemugaran itu, jajaran Kodim 0111/Bireuen bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, ahli waris Habib Bugak, dan warga Pante Peusangan, Sabtu (30/6), menepungtawari (peusijuek-red) lokasi makam tersebut yang lebih dikenal warga dengan kawasan Bugak. Kegiatan tersebut dipimpin oleh imam desa setempat.

Dandim Bireuen, Letkol Inf Amrul Huda SE MM MSc, kemarin, mengatakan, peusijuek tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Pangdam Iskandar Muda (IM) ke makam itu beberapa waktu lalu. “Sebelum dipeusijuek, terlebih dulu dilaksanakan doa bersama di balai dekat makam tersebut,” ujar Dandim.

Menurut Amrul, makam Habib Bugak akan dipugar dengan menggunakan APBK Bireuen. Dikatakan, peletakan batu pertama pemugaran makam tersebut rencananya dilakukan Pangdam IM, Selasa (3/7) mendatang.

Kadis PUPR Bireuen, Fadli ST MSM, kepada Serambi, mengatakan, kompleks makam Habib Bugak akan dipugar sedemikian rupa, termasuk akan dibuat bangunan yang menutupi makam dan beberapa pekerjaan lain. Pemugaran itu, tambah Fadli, dilaksanakan pihaknya bersama Kodim 0111/Bireuen.

Kompleks makam Habib Bugak berada di areal seluas 2.000 meter persegi. Di samping makam Habib Abdurrahman terdapat 23 makam anggota keluarga atau keturunannya. Di sekeliling kompleks makam itu terdapat hamparan sawah yang sangat luas.(yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help