Modal Menjamu Persika

Aceh United FC sukses membekuk tuan rumah PSDS Deliserdang 3-1 pada babak 128 besar Piala Indonesia

Modal Menjamu Persika
PEMAIN Aceh United FC berfoto bersama sebelum menjalani pertandingan melawan tuan rumah PSDS Deliserdang di Stadion Baharuddin Lubukpakam, Sumatera Utara, petang kemarin. 

* PSDS 1 vs 3 Aceh United FC

MEDAN – Aceh United FC sukses membekuk tuan rumah PSDS Deliserdang 3-1 pada babak 128 besar Piala Indonesia di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, petang kemarin.

Selain sebagai pembuktian tim lapis kedua, kemenangan ini juga menjadi modal bagus untu Laskar Iskandar Muda mengarungi lanjutan Liga 2. Ya, pada Rabu (4/7) malam, klub milik H Muhammad Zaini ST akan menjamu Persika Karawang, Jawa Barat, di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya.

Aceh United sempat unggul melalui sepakan keras Yongki Ariwibowo ketika pertandingan baru memasuki menit 15. Striker yang sempat menjadi langganan tim nasional itu, berhasil melepaskan diri dari kepungan pemain lawan sebelum akhirnya melepas sepakan keras dari dalam kotak penalti untuk merubah skor 1-0.

Namun keunggulan ini tak bertahan lama. PSDS yang tampil di hadapan ratusan pendukungnya langsung menyamakan kedudukan selang dua menit kemudian melalui kapten Muhammad Irsan.. Selepas gol ini tuan rumah betul-betul mendominasi permainan. Pertahanan Aceh United yang dijaga kuartet Hardi Siswahyudi, Fayrushi, Seftia Hadi dan Zikri Akbar betul-betul harus bekerja keras menghalau gempuran Traktor Kuning.

Untungnya soliditas pertahanan ini bisa meredam kecepatan Irsan yang disandingkan bersama Purnomo sebagai ujung tombak PSDS. Aceh United sendiri bukan tanpa peluang, di babak pertama mereka menyia-nyiakan dua tendangan bebas persis di depan garis kotak penalti PSDS.

Di babak kedua, Simon Pablo Elissetche melakukan penyegaran dengan menarik Yongki, Syakir Sulaiman dan Hasan Basri untuk digantikan dengan Akhirul Wadhan, Bryan Muharram dan Firdaus Ramadhan. Hasilnya, cukup jitu karena tim ini sukses menambahkan dua gol kemenangan. Sepasang gol itu dilesatkan mantan pemain Libertad FC Liga Paraguay, Zoel Fhadli. Pemain asal Batee, Pidie ini mencetak gol di menit 69 dan 75.

Simon mengaku senang atas kemenangan ini. Dia melihat timnya berhasil ke luar dari tekanan tuan rumah yang cukup mendominasi pada babak pertama. “Setelah mereka mencetak gol, mereka betul-betul bersemangat untuk mengalahkan kami. Ini yang menyebabkan kami pada babak pertama bermain di daerah sendiri,” kata Simon seusai pertandingan.

Kemenangan ini juga menjadi modal bagus bagi timnya untuk mengarungi lanjutan Liga 2. Jadwal padat sudah menanti Aceh United mulai dari menjamu Persika Karawang pada 4 Juli mendatang dan secara beruntun melakoni laga tandang ke markas Cilegon United dan Semen Padang masing-masing 9, dan 14 Juli. “Ini modal bagus, semoga anak-anak ke depannya semakin termotivasi bermain untuk menang,” kata dia.

Sayangnya duel ini diciderai keributan antara Bryan Muharram Setiawan dengan Muhammad Irsan di pengujung laga. Kedua pemain ini lantas diganjar kartu merah oleh wasit Annas Apriliandi. Bryan sendiri ketika meninggalkan lapangan sempat mengacungkan jari tengah ke arah pendukung PSDS hingga nyaris menimbulkan kericuhan.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved