Wabup Warning Puskesmas Jambo Aye

Pemkab Aceh Utara memberi waktu selama dua bulan kepada Puskesmas Tanah Jambo Aye

Wabup Warning Puskesmas Jambo Aye
FAUZI YUSUF, Wabup Aceh Utara

* Untuk Tingkat Pelayanan dan Kedisiplinan

LHOKSUKON – Pemkab Aceh Utara memberi waktu selama dua bulan kepada Puskesmas Tanah Jambo Aye untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jika dalam jangkau waktu tersebut masih ada keluhan masyarakat terkait pelayanan dan kedisiplinan pegawai terutama tenaga medis masih buruk, mereka akan dimutasi.

Warning (peringatan-red) itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Aceh Utara, Fauzi Yusuf, kepada Serambi seusai berkunjung ke puskesmas tersebut, kemarin. Peringatan tersebut disampaikan Wabup menanggapi kasus tak adanya petugas medis di puskesmas itu hingga membuat pasien sempat telantar.

Seperti diberitakan kemarin, Kasus tak adanya petugas medis di Puskesmas yang mengakibatkan pasien telantar kembali terjadi di Aceh Utara. Kali ini, kejadian itu menimpa

Irhamuddin (34), imam Desa Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Ia sempat telantar di Puskesmas Tanah Jambo Aye karena tak ada petugas medis di ruang IGD pada Kamis (28/6) sekitar pukul 06.35 WIB.

Petugas medis baru menangani pasien setelah Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Tanah Jambo Aye, Akmal berteriak berulangkali di puskesmas itu. Namun, kejadian tersebut dibantah Kepala Puskesmas Tanah Jambo Aye, Harry Laksamana.

“Kemarin kita ke Puskesmas Tanah Jambo Aye untuk silaturahmi sekaligus memberi pembinaan kepada petugas medis. Mereka kita kumpulkan semua, kemudian kita sampaikan agar mereka dalam bekerja lebih kompak dan saling menjaga sehingga pelayanan menjadi baik,” ujar Wabup Aceh Utara, Fauzi Yusuf, kemarin.

Setelah pembinaan itu, ia berharap ke depan petugas medis di puskesmas tersebut bekerja lebih disiplin. Ke depan, sambung Wabup, pihaknya akan memasang absen sidik jari di Puskesmas Jambo Aye dan puskesmas-puskesmas lain. Tujuannya, agar pegawai lebih disiplin. Sebaliknya, bila mereka tak disiplin dalam bekerja, juga bisa terlihat dengan jelas.

“Bila ke depan tak ada perubahan di puskesmas Tanah Jambo Aye, jajaran petugasnya akan kita mutasi. Mungkin ada PNS yang sudah jenuh, sehingga perlu dimutasi untuk penyegaran. Ini kita lakukan jika mereka tak mampu meningkatkan pelayanan dan kedisplinan,” tegas Wabup Aceh Utara.

Secera terpisah, warga Tanah Jambo Aye, Abdul Rafar, kepada Serambi, kemarin, menyebutkan, sebelumnya ada dua ambulans yang standby di puskesmas tersebut. Namun, menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir keberadaan satu dari dua ambulans itu tak diketahui lagi. Sehingga hanya satu ambulans yang selama ini digunakan untuk membawa pasien.

“Beberapa bulan lalu saya pernah melihat ambulans Puskesmas Tanah Jambo Aye pada salah satu bengkel di Jambo Aye. Tapi, sekarang saya tak tahu lagi keberadaannya. Padahal, ambulans sangat dibutuhkan. Selain itu juga perlu penambahan dokter di Puskesmas Jambo Aye,” ujar Rafar.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved