Pemko Evaluasi Persiapan Muzakarah Ulama Internasional

Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh terus mematangkan persiapan pelaksanaan Muzakarah Ulama Internasional

Pemko Evaluasi Persiapan Muzakarah Ulama Internasional
H. Aminullah Usman, SE.Ak, MM. Wali Kota Banda Aceh

* Warga Diajak Ikut Menyukseskan

BANDA ACEH - Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh terus mematangkan persiapan pelaksanaan Muzakarah Ulama Internasional yang akan digelar 13-16 Juli di Banda Aceh. Kemarin, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, memimpin langsung rapat evaluasi persiapan di Pendapa Wali Kota.

Untuk menyuksesan muzakarah tersebut, wali kota mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Menurutnya, partisipasi yang diharapkan dari warga kota menyangkut penyediaan tempat menginap dan konsumsi bagi 30 ribu lebih ulama, dan santri baik dari dalam maupun luar negeri yang akan datang ke Banda Aceh.

“Kami bersama panitia pelaksana mengimbau seluruh masyarakat untuk memberikan sedekah jariyahnya dapat berupa tempat tinggal, konsumsi, transportasi, maupun kemudahan lainnya demi kesuksesan acara akbar umat muslim dunia ini,” katanya.

Selain itu, Pemko Banda Aceh juga sudah membentuk panitia khusus untuk mendukung MPTT selaku panitia pelaksana di lapangan. “Tim ini diketuai langsung oleh Kadis Syariat Islam dan beranggotakan Kepala SKPK terkait mulai dari Dinsos, Dinkes, DLHK3, hingga Damkar,” kata wali kota.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Kamaruzzaman menyebutkan jumlah peserta muzakarah yang tercatat sebanyak 31.713 orang. “Tamu dari luar negeri ada 67 orang dari 17 negara yang sudah mendaftar. Angka tersebut belum final, kemungkinan akan ada tambahan lagi,” katanya.

Terkait penginapan, pihaknya sudah memastikan tersedia untuk 12 ribu peserta. Lokasinya di masjid, meunasah, dan rumah penduduk. “Dari 31 ribu peserta, ada juga yang dari Banda Aceh dan Aceh Besar sekitar 8 ribu orang. Jadi yang belum punya penginapan sebanyak 11 ribu. Ini yang nantinya kita harapkan bisa kita tempatkan di sekolah-sekolah atau bangunan lainnya,” tambahnya.

Sementara untuk konsumsi, sembilan camat yang hadir dalam rapat tersebut menyatakan kesiapan masyarakat gampong dalam wilayahnya untuk menyumbang nasi bungkus. Angkanya bervariasi per kecamatan mulai 10 ribu hingga 20 ribu bungkus nasi.(una/rel)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved