Tafakur

Berhenti Berdebat

Aku menjamin sebuah rumah di pinggir jannah (surga) bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan berkepanjangan

Berhenti Berdebat

Oleh: Jarjani Usman

“Aku menjamin sebuah rumah di pinggir jannah (surga) bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan berkepanjangan meskipun ia dalam kebenaran…”(HR. Abu Dawud).

Pengalaman hidup yang berbeda bisa menghasilkan ilmu pengetahuan yang berbeda pula pada setiap orang, walaupun berasal dari ayah dan ibu yang sama. Karena perbedaan-perbedaan itu, maka tak jarang terjadi perdebatan di kalangan orang banyak.

Namun sayangnya, tidak sedikit perdebatan yang tidak menyelesaikan masalah, tetapi malah menambah masalah. Apalagi perdebatan di antara dua orang bisa berkembang menjadi perdebatan dalam masyarakat yang lebih luas dan bahkan penuh emosional. Kebencian di antara dua pihak pun bisa semakin menguat dan berkepanjangan. Perpecahan dan bahkan hal-hal lain yang tidak diinginkan bisa terjadi.

Karena itu, orang-orang yang berpikir bijak akan lebih memilih untuk berhenti berdebat lebih lanjut, lebih-lebih dengan orang banyak yang sebahagiannya tak tahu inti masalah yang sebenarnya. Rasulullah SAW juga yang dengan hati yang ikhlas demi kebaikan untuk meninggalkan perdebatan. Diwajibkan untuk memberi nasehat atau peringatan dalam kebaikan. Apalagi orang-orang yang benar-benar beriman akan ikhlas menerima peringatan dan penjelasan. Orang yang menerima peringatan atau penjelasan itu pertanda meyakini dirinya sebagai seorang manusia, yang punya kekurangan di samping banyak kelebihan.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help