Gunung Agung dalam Status Siaga dan Erupsi Tiga Kali Sehari, Amankah Berlibur ke Bali Saat Ini?

Gunung Agung yang masih dalam kondisi siaga membuat wisatawan bertanya-tanya, amankah liburan ke Bali saat ini?

Gunung Agung dalam Status Siaga dan Erupsi Tiga Kali Sehari, Amankah Berlibur ke Bali Saat Ini?
BNPB
Gunung Agung 

Berdasarkan analisis PVMBG atas data-data visual, seismik, deformasi, geokimia dan citra satelit disimpulkan, Gunung Agung masih rawan untuk terjadi erupsi baik secara eksplosif (strombolian maupun abu) dan efusif (aliran lava ke dalam kawah).

“(Namun) data pemantauan multi-metode terkini mengindikasikan bahwa potensi untuk terjadinya erupsi besar yang disertai awan panas masih belum teramati,” demikian menurut Ir Kasbani MSc, Kepala PVMBG, dalam siaran persnya pada Rabu (4/7/2018) sore.

Baca: Irwandi Resmi Tersangka

Baca: KPK Segel Ruang Kerja Gubernur Aceh dan ULP

Kasbani menekankan bahwa aktivitas Gunung Agung masih berada dalam kondisi yang dinamis dan tren aktivitas dapat berubah sewaktu-waktu.

Ancaman bahaya yang paling mungkin terjadi berupa lontaran batu atau lava pijar di dalam hingga ke luar kawah.

Emisi gas vulkanik beracun kemungkinan masih berada di sekitar area kawah puncak.

Meskipun sehari kemarin terjadi tiga kali erupsi, Status Vulcano Observatory Notice to Aviation (VONA) yang dikeluarkan oleh PVMBG masih di warga oranye atau masih cukup aman untuk penerbangan dari dan menuju Bali.

Communication & Legal Section Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim menyampaikan, berdasarkan pantauan satelit Himawari, arah angin dan sebaran abu vulkanik menuju ke barat dan belum mengarah atau belum menutupi kawasan ruang udara (air space) Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga kemarin sore.

Arie menambahkan, paper test juga menunjukkan hasil nihil atau tidak ditemukan debu vulkanik di kawasan bandara.

"Sejauh ini penerbangan dan operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai masih berjalan normal. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti BMKG, Direktorat Navigasi Penerbangan, AirNav Indonesia, dan maskapai untuk memonitor persebaran debu vulkanik secara berkala," ungkapnya.

Arie menyampaikan para pengguna jasa angkutan udara tidak perlu terlalu khawatir atau cemas mengenai operasional bandara, karena pihaknya selalu terus memberikan informasi terkini mengenai kondisi di bandara.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help