Pilkada 2018

Pasangan Putih Tolak Hasil Pilkada Aceh Selatan, Ini Tanggapan Jubir Tim Azwir-Amran

Dugaan terjadi money politics, tentu haruslah disertai data dan fakta serta nantinya menjadi tugas penyelenggara Pemilu untuk mengusut.

Pasangan Putih Tolak Hasil Pilkada Aceh Selatan, Ini Tanggapan Jubir Tim Azwir-Amran
IST
Nazir Ali, juru bicara tim pemenangan pasangan Azam (H Azwir-Tgk Amran). 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Aceh Selatan nomor urut 5, HT Sama Indra SH-Drs H Harmaini MSi (Putih), menolak hasil Pilkada 2018 Aceh Selatan karena menduga terjadi praktik money politics.

Menanggapi penolakan pasangan tim Putih, tim pemenangan pasangan Azam (H Azwir-Tgk Amran) sebagai pasangan pemenangan Pilkada 2018, menyampaikan penghargaan serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Penyelenggara Pemilu (KIP), Panwaslu, Kepolisian, TNI, Pemerintah Daerah.

Juga kepada semua pihak yang telah bekerja sangat baik dalam kerangka netralitas sehingga Pemilukada di Aceh Selatan berjalan dengan jujur, adil, aman dan sukses.

"Kepada semua Paslon kami ucapkan mari kita saling bahu membahu membangun Aceh Selatan ke depan menjadi Aceh Selatan Hebat. Kemenangan Azam adalah kemenangan Aceh Selatan dan ini adalah amanah rakyat, sehingga perlu kita jaga bersama dan kita rawat bersama," kata Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Pasangan AZAM, Tgk Nazir Ali, kepada Serambinews.com, Kamis (5/7/2018).

Baca: Pilkada Aceh Selatan - Tim Pasangan Putih Tolak Hasil Pleno Penghitungan Suara, Ini Alasannya

Ditanyai menyangkut pernyataan sikap tim Putih yang menolak hasil Pilkada bupati/wakil bupati Aceh Selatan tahun 2018, Tgk Nazir Ali mengatakan pihaknya tidak dalam kapasitas untuk menilai apa yang telah menjadi keputusan tim Putih.

"Hanya saja penanda tanganan berita acara perhitungan suara tingkat kabupaten oleh KIP aturannya antara lain adalah Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2016 Pasal 76 ayat 5. Dan KIP Aceh Selatan sudah benar," kata Tgk Nazir Ali.

Mengenai informasi yang disampaikan Teuku Masduhul adanya dugaan terjadi money politics, menurut Tgk Nazir Ali tentu haruslah disertai data dan fakta serta nantinya menjadi tugas penyelenggara Pemilu dalam hal ini Panwaslu atau Panwaslih yang akan mengusut dan menindak lanjuti sesuai laporan dan bukti yang ada.

Baca: Resmi, KPU Sebut Mantan Koruptor Dilarang Ikut Pemilu Legislatif 2019

"Kami Paslon Nomor urut 2, Azam (H Azwir-Tgk Amran) sudah mengikuti semua tahapan Pilkada bupati dan wakil bupati Aceh Selatan dengan mentaati, mempedomani, mematuhi UU Pemilu, PKPU, Qanun serta aturan lainnya dari penyelenggara Pemilu," kata Tgk Nazir Ali.

Dan Alhamdulillah, lanjutnya, Pasangan Azam meraih suara terbanyak sebagai pemenang pada Pemilukada bupati dan wakil bupati Aceh Selatan 2018 sesuai hasil rekapitulasi Suara Pemilukada Bupati dan wakil bupati Aceh Selatan periode 2018 -2023 oleh KIP Kabupaten Aceh Selatan, pada 4 Juli 2018.

Baca: Kembali Jadi Presiden Turki, Ini 4 Kekuasaan Baru Recep Tayyip Erdogan

"Ucapan terima kasih tak terhingga juga tidak lupa kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Aceh Selatan yang sudah ikut berpartisipasi memberikan hak pilih dan mensukseskan pelaksanaan Pilkada Aceh Selatan 2018. Dan ini bukan kemenangan Pasangan Azam, ini merupakan kemenangan kita bersama seluruh masyarakat Aceh Selatan," pungkasnya.(*)

Penulis: Taufik Zass
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved