Home »

Sport

Tiga Besar

Tuan rumah Aceh United FC sukses mengamankan tiga angka menyusul kemenangan atas Persika Karawang

Tiga Besar
GELANDANG serang Aceh United FC, Syakir Sulaiman sukses mengeksekusi penalti ke gawang Persika Karawang dalam pertandingan lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2018 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, petang kemarin. Aceh United menang 3-1. 

* Aceh United FC 3 vs 1 Persika Karawang

BANDA ACEH - Tuan rumah Aceh United FC sukses mengamankan tiga angka menyusul kemenangan atas Persika Karawang dalam lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2018, di Stadion Harapan Bangsa, kemarin. Ferry Komul dkk unggul 3-1.

Tambahan poin penuh itu langsung melambungkan posisi mereka tiga strip. Kini, besutan Simon Pablo-Effendi HT-Mulya Saputra-Markus Horison Hihirina masuk tiga besar. Sebelumnya, Ikhwani Hasanuddin cs berada di peringkat enam. Mereka hanya selisih satu poin dari Persis Solo.

Sementara bagi Syakir Sulaiman, dua gol ke gawang Persika membuat dia masuk dalam daftar top skor. Mantan bintang Persiba Balikpapan dan Sriwijaya FC Palembang itu, sudah mengoleksi enam gol. Karena sebelumnya, dia juga sukses melesatkan hetrik ke gawang tuan rumah Persita Tangerang dalam duel di pekan ke-5.

Meski menang, tuan rumah dipaksa bekerja keras dalam duel 90 menit tersebut. Terlebih, lima menit sebelum turun minum, Persika lebih dulu unggul. Gol tim tamu dihasilkan melalui aksi solo-run mantan tukang gedor Persib Bandung, Rudiyana. Dia berhasil mengelabui Reza Sandika dan langsung menjebol gawang Aceh United FC.

Beruntung, di babak kedua, Revaldi Diaz dkk bangkit untuk mengejar kekalahan 0-1. Meski memiliki sejumlah peluang emas, punggawa tuan rumah gagal memanfaatkan dengan baik. Di sisi lain, aksi Rizki Novriansyah cs juga menyulitkan kiper Aceh United FC, Rully Desrian.

Pada menit 57, kerja sama apik antara sang kapten, Ferry Komul, Syakir Sulaiman dan Arianto berhasil menyamakan kedudukan. Umpan terobosan Syakir dari tengah lapangan mengarah ke areal pertahanan lawan. Sembari berlari, Arianto mampu melepaskan tendangan keras tanpa bisa ditangkap kiper Persika, Ghoni Yanur Gitoyo.

Marka 1-1 membuat tensi pertandinga semakin tinggi. Bahkan, pada menit 70, tuan rumah membalikkan kedudukan. Wasit asal Medan, Rorim Situmeang menghukum Persika dengan tendangan penalti. Hadiah 12 pas diberikan setelah pemain bawah Persika Haris Hardiansyah hands-ball dalam kotak terlarang.

Tandukan Akhirul Wadhan sambil menjatuhkan diri mengenai tangan Haris. Meski mendapat protes, Rorim kukuh dengan keputusan tersebut. Syakir Sulaiman dengan dingin sukses melakukan eksekusi ke gawang Persika Karawang. Gol kedua tuan rumah terjadi pada menit 70.

Pada menit 76, Persika memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Sialnya, kesempatan itu dibuang sia-sia oleh Riski Novriansyah. Kendati sudah berdiri di depan gawang Aceh United, Riski gagal mencetak gol. Padahal, langkah Rully Desrian sudah tak berkutik lagi. Ternyata, sontekan Riski malah terbang jauh di atas gawang tuan rumah.

Empat menit menjelang pertandingan bubaran, wasit Rorim kembali menjatuhkan hukuman penalti bagi kubu Persika. Center-bek Persika Karawang, Aang Suparman secara sengaja menjatuhkan Zoelfadli ketika mengiring bola dalam kotak terlarang. Tanpa ampun, wasit langsung menunjuk titik putih. Kali ini, Rudiyana dkk pasrah menerima keputusan sang pengadil.

Mantan bintang timnas U-23, Syakir Sulaiman kembali maju sebagai eksekutor. Pemain asal Krueng Mane itu dengan tenang sukses memperdayai Ghoni Yanur Gitoyo untuk kedua kalinya. Gol ini disambut gembira oleh Ferry Komul dkk. Hingga pertandingan berakhir, Arianto cs menang 3-1.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help