Calon Ketua Masih Kosong

Sejak pendaftaran bakal calon (balon) ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif

Calon Ketua Masih Kosong
PESERTA Kongres PSSI Aceh 2018 berfoto bersama 

* Pendaftaran Ditutup 10 Juli
* Kongres PSSI Aceh 1 Agustus

BANDA ACEH - Sejak pendaftaran bakal calon (balon) ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif (exco) Asosiasi (Asprov) PSSI Aceh periode 2018-2022 dibuka pada 25 Juni lalu, namun hingga kemarin, belum ada satu pun orang yang mendaftar ke panitia pemilihan di kantor sekretariat KONI Aceh. Padahal, masa pendaftarannya akan ditutup pada 10 Juli nanti, atau empat hari ke depan.

Ketua Komite Pemilihan (KP) Asprov PSSI Aceh, Drs Nuzuli MS kepada Serambi, Kamis (5/7) malam, mengatakan, lima hari jelang penutupan pendaftaran, belum ada para bakal calon yang mendaftar ke panitia. Padahal, katanya, masa pendaftaran sudah lama dibuka dan surat pemberitahuan juga sudah dikirim ke seluruh askab/askot PSSI seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Ia menyatakan, meskipun belum ada yang mendaftar sebagai calon ketua, wakil ketua, dan exco, namun panitia tidak mengubah waktu dan tahapan Kongres PSSI Aceh 2018 yang telah ditetapkan sebelumnya. Oleh karena itu, tegasnya, proses pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan exco Asprov PSSI Aceh periode 2018-2022 akan berjalan tepat waktu dan tidak bergeser dari amanah PSSI pusat. “Hingga hari ini (kemarin-red), kita masih berpegang pada jadwal dan tahapan yang telah ada. Kita belum berencana mengubah atau menggeser jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Nuzuli.

Untuk itu, ia mengimbau kepada para calon ketua, wakil ketua, dan exco yang ingin maju dalam pemilihan, agar segera mendaftarkan diri ke panitia pemilihan, sehingga tahapan proses Kongres PSSI Aceh tahun 2018 berjalan sesuai dengan jadwal. “Sesuai dengan amanah PSSI pusat dan Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI), bahwa tanggal 1 Agustus harus digelar kongres dan ketua Asprov PSSI Aceh sudah terpilih,” tukas mantan Sekum KONI Aceh itu.

Sesuai dengan ketentuan, papar Nuzuli, persyaratan untuk menjadi ketua, wakil ketua, dan exco mengacu pada Statuta PSSI tahun 2014 dan 2018. “Syarat seorang calon ketua, wakil ketua, dan exco antara lain, aktif dalam kepengurusan sepakbola selama tiga tahun terakhir, berdomisili di Aceh, dan memiliki semangat untuk memajukan sepakbola Aceh,” sebutnya.

Nuzul mengungkapkan, tahapan Kongres PSSI Aceh 2018 telah berlangsung sejak 8 Mei lalu. “Hingga kini, persiapan kongres telah mencapai 90 persen, hanya menunggu pendaftaran calon ketua, wakil ketua, dan exco,” tandasnya.

Pada bagian lain, Ketua Komite Pemilihan, Drs Nuzuli MS mengatakan, sampai saat ini jumlah voter (pemilih) seperti yang telah ditetapkan sebelumnya masih sebanyak 44 voter, yang terdiri dari seluruh askab/askot PSSI seluruh Aceh, klub amatir yang mengikuti kompetisi tahun berjalan, Asosiasi Futsal Aceh (AFA), dan asosiasi wasit.

Meskipun begitu, ungkap Nuzuli, pihaknya masih memberikan kesempatan bagi klub yang merasa berhak jadi voter untuk mengajukan keberatan kepada Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP), sesuai batas waktu yang telah ditetapkan. “Bagi empat klub di Bireuen dan klub-klub lain yang keberatan, silakan menghubungi panitia, tentunya dengan membawa data dan bukti-bukti yang kuat,” pungkas Nuzuli.(min)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved