Mendagri Kembali Ingatkan Kepala Daerah Hati-hati, Jangan Terjebak Tindakan Melanggar Hukum

"Hati-hati jangan sampai terjebak pada hal-hal yang melanggar hukum, mungkin dia enggak sadar," tambahnya.

Mendagri Kembali Ingatkan Kepala Daerah Hati-hati, Jangan Terjebak Tindakan Melanggar Hukum
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menghadiri rapat pleno penetapan pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI pada Pilkada 2017, di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016). Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Soemarno memastikan Pilkada DKI Jakarta 2017 diikuti tiga pasang calon gubernur dan calon wakil gubernur. 

SERAMBINEWS.COM, TANGERANG - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan kepala daerah agar berhati-hati dan tidak terjebak pada hal-hal yang menyalahi hukum.

"Setiap manusia punya kelemahan, saya juga punya kelemahan, harusnya hati-hati lah," kata Tjahjo ketika ditemui di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten, Jumat (5/7/2018).

"Hati-hati jangan sampai terjebak pada hal-hal yang melanggar hukum, mungkin dia enggak sadar," tambahnya.

Tjahjo pun lantas menyontohkan hal yang dapat menyalahi hukum, misalnya seperti menerima gratifikasi.

Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi menyebut gratifikasi terkategori sebagai tindak pidana korupsi.

 "Itu yang harus diingatkan, apalagi menyangkut pembagian proyek, tender, mekanisme pembelian barang dan jasa, mekanisme penempatan jabatan," terang dia.

Tjahjo yakin, seorang kepala daerah takkan terjerat persoalan hukum jika area rawan korupsi tersebut diwaspadai dan dihindari.

"Itu yang harus dihindari, kalau itu ditaati Enggak akan ada masalah," tegas Tjahjo.

Baca: Perempat Final Piala Dunia 2018 - Prediksi Uruguay Vs Perancis, Data dan Fakta Pertandingan

Baca: Indonesia Open 2018 - Marcus/Kevin Lolos ke Semifinal Lewat Pertarungan Panas Kontra Dou Mads

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan menetapkan dua kepala daerah menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Dua kepala daerah itu yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help