Surat Pengunduran Diri belum Diproses, Sekjen: Tiyong Tetap Ketua Harian DPP PNA

“Memang Samsul Bahri telah menandatangani surat pengunduran diri sebagai ketua harian.

Surat Pengunduran Diri belum Diproses, Sekjen: Tiyong Tetap Ketua Harian DPP PNA
SEKJEN DPP PNA, Miswar Fuady memberikan keterangan pers terkait penetapan Gubernur Aceh yang juga Ketua Umum PNA, Irwandi Yusuf sebagai tersangka oleh KPK di kantor partai tersebut, Banda Aceh, Kamis (4/7). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA), Miswar Fuady mengakui Samsul Bahri Ben Amiren alias Tiyong telah mengajukan surat permohonan pengunduran diri dari Ketua Harian DPP PNA kepada Irwandi Yusuf selaku ketua umum.

“Memang Samsul Bahri telah menandatangani surat pengunduran diri sebagai ketua harian. Dan secara lisan, telah dijawab oleh ketua umum bahwa menerima surat pengunduran diri tersebut,” kata Miswar kepada Serambinews.com, Jumat (6/7/2018).

Baca: Tiyong tak Lagi Jabat Ketua Harian PNA

Tapi, katanya, secara administrasi surat itu belum ditandatangani oleh ketua umum.

Baca: Irwandi Yusuf Jadi Tersangka KPK, Tiyong Batalkan Pengunduran Diri dari Ketua Harian PNA

Dia menyampaikan bahwa hingga saat ini partai masih membutuhkan sosok Tiyong, apalagi setelah KPK menetapkan Irwandi sebagai tersangka.

“Saya melihat bahwa secara administrasi belum ada apapun (yang ditandatangani). Jadi belum ada surat pengunduran diri ketua harian tersebut, apalagi yang namanya SK pemberhentian ketua harian,” ujarnya.

Baca: Tiyong Diisukan Kena PAW dari DPRA, Benarkah? Ini Jawaban Sekjen PNA

Menurut Miswar, beberapa pengurus DPW PNA mendesak dirinya untuk meminta Tiyong agar tetap menjabat sebagai Ketua Harian DPP PNA.

Keberadaan Tiyong sangat dibutuh partai tersebut dalam rangkan melakukan konsolidasi kader jelang Pemilu 2019.

Baca: Terkait Permintaan Mundur Tiyong dari Ketua PNA, Irwandi: Kali Ini Saya Setujui

“Saya didesak oleh beberapa DPW PNA untuk meminta kepada Samsul Bahri selaku ketua harian untuk sementara tetap sama-sama dengan PNA untuk melakukan konsolidasi. Sebab secara administrasi belum dilakukan (pergantian) jadi tidak salahnya kalau beliau bagian dari DPP PNA,” pungkasnya. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved