Irwandi Tersangka Pukulan Berat Bagi PNA

KETUA Harian DPP PNA, Samsul Bahri Ben Amiren alias Tiyong juga mengatakan, penetapan Irwandi Yusuf sebagai tersangka

Irwandi Tersangka  Pukulan Berat Bagi PNA
IST
Samsul Bahri alias Tiyong 

KETUA Harian DPP PNA, Samsul Bahri Ben Amiren alias Tiyong juga mengatakan, penetapan Irwandi Yusuf sebagai tersangka menjadi pukulan berat bagi pihaknya. Dia meminta semua kader dan pengurus partai untuk tetap tenang dan menghindari reaksi negatif yang justru merugikan Irwandi dan PNA sendiri.

“Kami menyadari peristiwa tersebut adalah pukulan berat untuk kita semua. Namun kita harus tetap kuat. Kita harus tetap semangat untuk meneruskan kerja-kerja membesarkan partai sebagaimana yang diinginkan oleh Pak Irwandi,” katanya.

Tiyong menyakini bahwa Irwandi tidak bersalah dalam kasus itu. “Kita semua yakin beliau tak bersalah. Kita semua percaya beliau tak pernah melakukan perbuatanseperti yang dituduhkan oleh KPK. Untuk itu mari kita berikan dukungan moril dengan berbagai ikhtiar yang positif,” ujar Tiyong.

Tiyong mengajak semua kader dan pengurus partai untuk mendoakan kepada Allah agar Irwandi dimudahkan dalam menjalani proses hukum serta terbebas dari berbagai sangkaan. Di samping itu, DPP PNA juga akan menyiapkan tim penasihat hukum untuk mendampingi Irwandi.

“DPP PNA akan terus memantau dan terlibat aktif untuk memastikan proses hukum terhadap beliau berjalan secara adil. Pun demikian kami meminta agar kita semua tetap menghargai proses hukum yang sedang berjalan di KPK,” tukas Tiyong.

Lebih lanjut, Ketua Harian DPP PNA ini juga berharap kepada seluruh pengurus PNA dari tingkat DPP hingga tingkat gampong untuk tetap bekerja seperti biasanya dengan terus mengalang dukungan rakyat untuk memberikan kepercayaannya kepada PNA.

Begitu juga kepada seluruh calon legislatif (caleg) dari PNA untuk Pileg 2019 agar tetap fokus mengikuti proses administrasi pencalonan sesuai tahapan yang telah ditentukan KIP Aceh dan KIP kabupaten/kota. Dia juga berharap semua mesin partai bisa bergerak maksimal pada Pemilu mendatang.(mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help