OTT KPK di Aceh

Putra Irwandi, Teguh Meutuwah: Kita Harus Terangkan yang Gelap

Status Teguh Agam Meutuwah tersebut telah disukai 1.650 kali dan dikomentari sebanyak 161 kali

Putra Irwandi, Teguh Meutuwah: Kita Harus Terangkan yang Gelap
Instagram @teguhmeutuwah
Putra Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Teguh Agam Meutuwah, ikut berkomentar atas kasus yang menimpa ayahnya melalui akun Instagramnya @teguhmeutuwah 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Putra Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Teguh Agam Meutuwah, ikut berkomentar atas kasus yang menimpa ayahnya.

Ia juga mengharapkan doa dari seluruh rekan-rekannya.

Hal itu disampaikan Teguh melalui akun Instagramnya @teguhmeutuwah.

Anak pertama dari lima bersaudara ini juga ikut memasang foto sang ayah yang sedang berbincang dengan seseorang yang tak terlihat wajahnya.

Baca: Jaringan Pemuda Aceh: Kami Percaya Gubernur Irwandi tak Terlibat

Baca: Nasib Kapten Irwandi dan Kejutan Jelang Setahun Memimpin Aceh

"Kawan2, mohon dukungannya dari berbagai aspek. Kita harus terangkan yang gelap," tulis Teguh sebagaimana dikutip Serambinews.com, Minggu (8/7/2018).

Status Teguh Agam Meutuwah tersebut telah disukai 1.650 kali dan dikomentari sebanyak 161 kali.

Teguh Agam Meutuwah merupakan putra Irwandi satu-satunya.

Empat saudaranya yang lain semuanya adalah perempuan.

Si pehobi photography ini juga diketahui ikut hadir menjenguk sang ayah saat diperiksa di Mapolda Aceh, Rabu dini hari, (4/3/2018).

Baca: BREAKING NEWS - KPK Boyong Gubernur Irwandi ke Bandara SIM Dengan Mobil Baracuda

Baca: KPK Cekal Steffy Burase, Nizarli, dan 2 Lainnya, 6 Bulan tak Boleh ke Luar Negeri, Ini Alasannya

Seperti diketahui, Irwandi Yusuf ditangkap di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, dalam pengembangan Operasi Tangkap Tangan (OTT), Selasa malam (3/3/2018).

Ia diduga menerima suap dalam setiap proyek dana otonomi khusus tahun 2018.

Saat ini, KPK telah menetapkan Irwandi sebagai tersangka, bersama Bupati Bener Meriah, Ahmadi, dan dua orang lainnya.

KPK juga melakukan upaya cegah tangkal (cekal) terhadap empat orang ke luar negeri yang dianggap sebagai saksi penting.(*)

Penulis: Yocerizal
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help