Wakil Rektor Unsyiah Serahkan 2.122 Mahasiswa KKN ke Pemkab Gayo Lues, Ini Harapannya

kegiatan KKN merupakan beban kurikulum yang memiliki nilai dan harus dilaksanakan setiap para mahasiswa

Wakil Rektor Unsyiah Serahkan 2.122 Mahasiswa KKN ke Pemkab Gayo Lues, Ini Harapannya
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Wakil Rektor III Unsyiah Banda Aceh menyerahkan sebanyak 2.122 mahasiswa dari 12 fakultas yang melaksanakan kegiatan KKN di Galus yang diserahkan ke Pemkab tersebut, Minggu (8/7/2018). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Wakil Rektor III Unsyiah Banda Aceh, Dr. Ir. Alfiansyah Yuliannur BC menyerahkan 2.122 mahasiswa kepada Pemkab Gayo Lues (Galus) yang akan melakukan kegiatan KKN di di 145 desa di 11 kecamatan di kabupaten tersebut.

Penyerahan mahasiswa KKN dari pihak Rektor ke Pemkab Galus diterima langsung oleh Wabup Galus, Said Sani di kampus PSDKU Unsyiah Galus Blangnangka, Kecamatan Blangjerango, Minggu (8/7/2018).

Para mahasiswa dari Unsyiah Banda Aceh yang melakukn kegiatan KKN terdiri dari laki-laki 602 orang dan perempuan 1.520 orang didampingi 35 orang dosen sebagai pedampingi.

Baca: Ghufran, Hafiz Tampan Asal Subulussalam yang Jadi Imam Tetap di Masjid Jamik Unsyiah

Kegiatan tersebut direncanakan akan berlangsung selama satu bulan tersebut di sebelas kecamatan di kabupaten itu.

Wakil Rektor III Unsyiah Banda Aceh, Dr. Ir. Alfiansyah Yuliannur BC, kepada Serambinews.com, Minggu (8/7/2018) mengatakan, kegiatan KKN sebagai tugas mulia bagi para mahasiswa tersebut.

Bahkan kegiatan KKN merupakan beban kurikulum yang memiliki nilai dan harus dilaksanakan setiap para mahasiswa.

Baca: VIDEO - Ustaz Abdul Somad di Aceh, Ribuan Masyarakat Rela Menunggu Hingga Dinihari

"Tanpa melaksanakan kegiatan KKN itu, para mahasiswa tidak mungkin menyelesaikan kuliahnya di kampus tersebut. Bahkan sebelumnya sudah diawali dan dibekali dengan pendidikan dan penelitian dibangku kuliah dan terakhir dilakukan KKN untuk menyelesaikan pendidikannya di Unsyiah," ujarnya.

Diharapkan, kehadiran para mahasiswa yang melakukan KKN tersebut juga dapat membantu program pembangunan di kabupaten.

Selain itu dapat membantu aparatur desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.(*)

Penulis: Rasidan
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved