KMBSA Pertanyakan Lahan Transmigrasi

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA) Kabupaten Aceh Jaya

KMBSA Pertanyakan Lahan Transmigrasi
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Puluhan karyawan perkebunan sawit swasta PT Dwi Kencana Semesta (DKS), Senin (16/10/2017) mendatangi Kantor Perindustrian, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Aceh Timur, di Idi Rayeuk. 

CALANG - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA) Kabupaten Aceh Jaya mempertanyakan keberadaan lokasi lahan yang diperuntukkan untuk warga transmigrasi lokal di Gunong Meunasah, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya.

Hingga saat ini warga yang telah menduduki rumah di lokasi transmigrasi tersebut belum ada lahan untuk mengembangkan sumber perekonomian sebagaimana yang diharapkan.

Ketua KMBSA Jaya Alfuadi kepada Serambi, Minggu (8/7) mengatakan, pihaknya mempertanyakan kepada Pemerintah Aceh Jaya mengapa hingga saat ini lahan transmigrasi belum diberikan kepada warga transmigrasi di Desa Gunong Meunasah dan lokasinya pun belum jelas.

Sehingga sebanyak 130 unit rumah dan warga yang menempatinya masih menunggu realisasi dari pemerintah setempat untuk pengembangan sumber ekonomi.

“Seharusnya pihak Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Transnaker), Kabupaten Aceh Jaya dapat segera merealisasi penyerahan lahan kepada warga transmigrasi, agar warga dapat segera membangun perekonomian di perkebunan di sana dan kegiatan lainnya yang bisa menghasilkan pendapatan,” tegas Alfuadi.

Sementara itu Kepala Dinas Transnaker Aceh Jaya Drs H Fahmi mengatakan lahan yang dibutuhkan untuk warga transmigrasi saat ini telah tersedia di wilayah Setia Bakti. Namun terkait penyerahan lahan harus diukur lebih dulu dan setelah itu akan diserahkan kepada warga.

“Lahan yang diperuntukkan untuk warga transmigrasi di Gunong Meunasah tidak ada masalah lagi karena memang sudah ada, namun saat ini tinggal pengukuran saja yang belum dan setelah itu langsung kita serahkan sesuai dengan peruntukan kepada masing-masing penerima,” jelas Fahmi.(c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help