Luar Negeri

Korban Tewas Akibat Banjir dan Tanah Longsor Capai 100 Orang, PM Jepang Batal ke Luar Negeri

Pemerintah juga telah mengerahkan setidaknya 700 unit helikopter untuk membantu proses pencarian para korban.

Korban Tewas Akibat Banjir dan Tanah Longsor Capai 100 Orang, PM Jepang Batal ke Luar Negeri
STR/Jiji Press/AFP
Rumah terendam banjir di Kurashiki, Prefektur Okayama, Jepang, pada Minggu (8/7/2018). (STR/Jiji Press/AFP) 

TOKYO - Jumlah korban tewas akibat bencana hujan deras yang memicu banjir bandang dan tanah longsor di Jepang telah mencapai 100 orang.

Perdana Menteri Shinzo Abe pun memutuskan membatalkan agenda kunjungan ke luar negerinya dan segera mengunjungi lokasi bencana.

Bencana cuaca buruk dengan hujan lebat yang memicu banjir dan tanah longsor menerpa kawasan barat Jepang.

Baca: Belasan Nisan di Kompleks Kuburan Prajurit Belanda di Banda Aceh Patah dan Tumbang  

Baca: Bayar Uang Jaminan Najib Razak, Pendukung Kumpulkan Donasi Rp 1,7 Miliar

Sejak akhir pekan lalu ketinggian air sungai telah mengalami peningkatan akibat curah hujan tinggi.

Air sungai meluap dan mulai memasuki rumah warga, memaksa penghuni rumah naik ke atap untuk menunggu evakuasi.

 Lereng-lereng terjal di pegunungan tak mampu lagi menahan berat air dari hujan yang terus-menerus hingga akhirnya terjadi longsor yang menghancurkan rumah-rumah warga dan menutupi jalan-jalan.

Pemerintah mengumumkan setidaknya 100 orang tewas dan masih banyak lainnya yang dilaporkan hilang dengan perkiraan jumlah korban terus bertambah.

Baca: TGB Disebut-sebut Bakal Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019, Ini Kata Sekjen PDI-P

Baca: Komnas HAM Desak Pemerintah dan Kejaksaan Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (tengah) membatalkan agenda kunjungan ke luar negeri.(AFP / ANDREW HARNIK)
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (tengah) membatalkan agenda kunjungan ke luar negeri.(AFP / ANDREW HARNIK) 

Juru bicara pemerintah Yoshihide Suga mengatakan, setidaknya 73.000 petugas tim gabungan kepolisian, pemadam kebakaran dan pasukan bela diri telah dikerahkan untuk misi pencarian dan penyelamatan korban.

Pemerintah juga telah mengerahkan setidaknya 700 unit helikopter untuk membantu proses pencarian para korban.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah membatalkan agenda perjalanannya ke empat negara pada pekan ini untuk dapat fokus menangani bencana yang tengah terjadi di negaranya.

Baca: Massa Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu Tandatangani Petisi Bebaskan Irwandi Yusuf

Baca: PKS Wacanakan Anies Baswedan Jadi Calon Presiden, Begini Tanggapan Gubernur DKI Jakarta

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help