Tafakur

Mengabdi Kepada Allah

Sudah umum terjadi bahwa ketika sedang memegang kekuasaan, akan dipuja dan diagungkan bak raja

Mengabdi Kepada Allah

Oleh: Jarjani Usman

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada Ku” (QS. Az-Zariyat: 56).

Sudah umum terjadi bahwa ketika sedang memegang kekuasaan, akan dipuja dan diagungkan bak raja. Namun di saat tidak lagi berkuasa, apalagi jatuh dari kekuasaan, orang-orang pun akan mengabaikannya atau menjauh. Padahal pada saat jatuhlah, seseorang perlu didekati, difahami keadaannya, dan dibantu agar bisa berbagi beban berat yang sedang dipikul.

Apalagi saat jatuh dari kekuasaan, umumnya orang akan merasakan beban mental yang berat. Perasaannya tertekan dan tak menentu. Seolah-olah tak dihargai lagi. Bahkan ada yang berputus asa, karena berhadapan dengan perubahan seketika.

Agar tidak mengalami beban berat, kita diajak untuk memurnikan niat pengabdian saat berkuasa. Kekuasaan atau kedudukan harus dianggap sebagai masa pengabdian kepada Allah. Dengan niat mengabdi kepada Allah, kita akan cenderung merasa takut bila tidak melakukannya dengan benar.

Di samping itu, dengan niat mengabdi kepada Allah, kita akan mau mengerti tentang pesan Allah dalam Alquran bahwa kekuasaan akan dipergilirkan di kalangan manusia. Dengan demikian, di saat berkuasa akan berusaha mengingat saat-saat tak berkuasa lagi agar siap bila hal itu datang.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved