OTT KPK di Aceh

Nova Iriansyah Bantah Kecurigaan Demonstran Soal Penangkapan Irwandi

Plt Gubernur Nova malah menyatakan berduka atas apa yang menimpa Gubernur Irwandi Yusuf dan teman-teman lainnya saat ini.

Nova Iriansyah Bantah Kecurigaan Demonstran Soal Penangkapan Irwandi
WAKIL Gubernur Aceh, Nova Iriansyah berbicara dalam konferensi pers terkait status tersangka yang ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf di Gedung P2K Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (5/7). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah membatah pernyataan Koordinator Aksi Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) Fahmi Nuzula, yang mencurigai dirinya bermain dalam kasus penangkapan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Plt Gubernur Nova, melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh Wiratmadinata dan Saifullah Abdulgani, sesaat setelah Nova Iriansyah menerima penugasan sebagai Plt Gubernur Aceh dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Senin (9/7/2018).

Baca: Demonstran Curigai Nova Iriansyah Bermain dalam Kasus OTT Irwandi

"Plt Gubenur Nova melihat sendiri tayangan video yang memperlihatkan Fahmi Nuzula mengatakan dirinya seakan-akan terlibat dalam kasus penangkapan Gubernur Irwandi Yusuf beberapa waktu lalu. Pernyataan Fahmi itu tidak benar," kata Nova dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com.

Plt Gubernur Nova malah menyatakan berduka atas apa yang menimpa Gubernur Irwandi Yusuf dan teman-teman lainnya saat ini.

"Tetapi kita harus menyikapinya dengan tenang dan bijaksana," ujarnya.

Menurutnya, lebih baik kita menahan diri dan mendoakan Gubernur Irwandi dan teman-teman tetap sehat, dapat melewati semua ini dengan baik, dan cepat selesai.

"Sekali lagi saya membatah secara resmi pernyataan Fahmi Nuzula itu," kata Nova Iriansyah sebagaimana dikutip Juru Bicara Pemerintah Aceh yang sedang bersamanya di Jakarta. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help