Unsyiah Sebar 2.122 Mahasiswa

Rektor Unsyiah Banda Aceh melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr Ir Alfiansyah

Unsyiah Sebar 2.122 Mahasiswa
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Mahasiswa Staisar Aceh Singkil, yang sedang mengikuti kuliah kerja nyata mendeklarasikan dukungan terhadap Polri dalam memberantas hoax, Senin (26/3/2018). 

* Laksanakan KKN di Galus

BLANGKEJEREN - Rektor Unsyiah Banda Aceh melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr Ir Alfiansyah Yulianur BC menyerahkan 2.122 mahasiswa yang akan melakukan praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada Pemkab Gayo Lues (Galus). Seremoni penyerahan berlangsung di kampus PSDKU Unsyiah Galus Blangnangka, di Kecamatan Blangjerango, Minggu (8/7). Mahasiswa tersebut akan disebar di 145 desa di 11 kecamatan.

Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan Serambi, para mahasiswa dari Unsyiah Banda Aceh yang melakukan kegiatan KKN di kabupaten itu terdiri atas 602 orang laki-laki dan 1.520 orang perempuan . Mereka turut didampingi 35 orang dosen sebagai pendamping untuk kegiatan yang direncanakan berlangsung selama satu bulan tersebut di 11 kecamatan.

Wakil Rektor III Unsyiah Banda Aceh Dr Ir Alfiansyah Yulianur BC, kepada Serambi, Minggu (8/7) mengatakan, kegiatan KKN sebagai tugas mulia bagi para mahasiswa tersebut. Bahkan kegiatan KKN merupakan beban kurikulum yang memiliki nilai dan harus dilaksanakan setiap mahasiswa.

“Tanpa melaksanakan kegiatan KKN itu para mahasiswa tidak mungkin menyelesaikan kuliahnya di kampus. Sebelumnya sudah diawali dan dibekali dengan pendidikan dan penelitian di bangku kuliah. Terakhir dilakukan KKN untuk menyelesaikan pendidikannya di Unsyiah,” kata Wakil Rektor Bidang Kesiswaan.

Diharapkan, kehadiran mahasiswa yang melakukan KKN tersebut juga dapat membantu program pembangunan di kabupaten itu, yang merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak potensi terutama di tingkat desa tersebut. Selain itu, dapat pula membantu aparatur desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Secara terpisah, Wabup Galus Said Sani mengatakan, Pemkab Galus sangat gembira dengan kedatangan para mahasiswa dari Unsyiah Banda Aceh dalam menunjang pembangunan di kabupaten tersebut yang selama ini masih tertinggal di segala sektor.

“Para mahasiswa yang melakukan KKN diminta untuk mematuhi adat istiadat di desa tersebut, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik. Begitu juga para camat dan penghulu agar membantu adik-adik mahasiswa yang melakukan KKN tersebut, yang disebar di 145 desa,” tegas Wabup Said Sani.(c40)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help