Tafakur

Penantang Kebenaran

Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili

Penantang Kebenaran

Oleh: Jarjani Usman

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang khianat” (QS. An-Nisa’: 105).

Kebenaran tidak tersekat oleh tali persaudaraan, tempat tinggal, asal daerah kelahiran, jumlah kekayaan, warna kulit, posisi, jabatan, dan sebagainya. Bila seseorang bersalah, akan tetap salah, walaupun orang itu menduduki jabatan tinggi atau kekayaan banyak. Namun tak sedikit di antara kita menjadi penantang kebenaran, dengan membenarkan orang-orang yang bersalah atau menyalahkan orang-orang yang benar.

Perilaku demikian sangat menantang apa yang telah difirmankan Allah dalam Alquran. Kita disuruh untuk membela orang-orang yang benar. Bahkan di masa Rasulullah SAW, pernah ada orang yang berusaha merayu agar beliau tak menjatuhkan hukuman kepada seorang wanita bersalah dari keluarga terpandang. Namun Rasul menolaknya dan tetap memutuskan kesalahan kepada orang yang bersalah.

Rasulullah juga mengajak kita umatnya untuk senantiasa membenarkan yang benar dan menyalahkan yang salah. Apalagi dalam Alquran telah disebutkan, “Dan barangsiapa yang mengerjakan kesalahan atau dosa, kemudian dituduhkannya kepada orang yang tidak bersalah, maka sesungguhnya ia telah berbuat suatu kebohongan dan dosa yang nyata” (QS. An-Nisa’: 112).

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help