RSUTP Abdya Tahan Gaji Dokter Spesialis Teuku Muda Puteh

Tuntutan secara hukum karena yang bersangkutan melanggar komitmen sebelumnya.

RSUTP Abdya Tahan Gaji Dokter Spesialis Teuku Muda Puteh
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Bupati Abdya panggil pejabat RSUTP. 

“Sepertinya, yang bersangkutan tak ada masalah jika diberhentikan dari PNS, tapi sepertinya dia takut bila dituntut secara hukum,” kata sebuah sumber di Pemkab Abdya kepada Serambinews.com, dua hari lalu.

Tetapi Sekda Abdya, Thamrin ketika ditanya Serambinews.com mengaku segera mengajukan tuntutan secara hukum terhaddap dr Teuku Muda Puteh MKed (An) SpAn.

“Kita (Pemkab) sudah memberikan kuasa kepada Askhalani untuk mengajukan tuntutan secara hukum terhadap Teuku Muda Puteh,” katanya.

Tuntutan secara hukum karena yang bersangkutan melanggar komitmen sebelumnya.

“Pemkab Abdya bersedia memberikan rekomendasi melanjutkan pendidikan spesialis tahun 2008 dengan cacatan setelah selesai pendidikan harus melaksanakan tugas sebagai dokter spesialis di RSUTP Abdya, ternyata tidak ditepati,” ungkap Thamrin.

Tindakan yang dilakukan Teuku Muda Puteh itu juga dinilai telah melanggar ketentuan Kode Etik Kedokteran Indonesia, Pasal 1 yang berbunyi ‘Setiap dokter wajib menjunjung tinggi, menghayati dan mengamalkan sumpah dan atau janji dokter’.

Tuntutan secara hukum dilakukan karena Teuku Muda Puteh selama mengikuti pendidikan spesialis juga menerima gaji dari Pemkab Abdya.

Pemkab setempat dirugikan sehingga mengajukan gugatan untuk meminta ganti rugi materil dan inmateril. (*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help