Gangguan Listrik di 100 Titik

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Banda Aceh mengalami gangguan pada Saluran Udara Tegangan

Gangguan Listrik di 100 Titik
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Petugas PLN membereskan tiang listrik yang tumbang akibat diterpa angin kencang di jalan bekas barak bakoy, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (26/6/2018). 

* Akibat Cuaca Buruk

BANDA ACEH - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Banda Aceh mengalami gangguan pada Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di 100-an titik yang tersebar di wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang. Gangguan akibat angin kencang pada 9-10 Juli 2018 menyebabkan listrik di sejumlah wilayah padam.

Manager Area PLN Banda Aceh, Wahyu Ahadi Rouzi kepada Serambi, Rabu (11/7), mengatakan, dalam dua hari terakhir petugasnya bekerja ekstra untuk memperbaiki kerusakan jaringan listrik di tiga wilayah itu. Menurutnya, badai menyebabkan banyak pohon atau dahannya patah dan menimpa jaringan SUTM. “Pada Selasa (10/7) malam, sebagian besar kerusakan sudah diperbaiki dan listrik berangsur normal,” ujarnya.

Di lapangan, lanjut Wahyu, pihaknya menemukan kerusakan jaringan dengan tingkat keparahan bervariasi. Petugas, sebutnya, mendapati sejumlah Saluran Kabel Tegangan Rendah (SKTR), jumperan di trafo, dan kabel SUTM yang putus atau lepas akibat tertimpa batang pohon atau dahannya. “Alhamdulillah, tiang listrik yang patah atau miring akibat angin kencang juga sudah kita bereskan,” jelas Wahyu.

Disebutkan, cuaca buruk berupa hujan deras dan angin kencang itu menyebabkan sebagian besar penyulang padam. Di antaranya Rayon Merduati yang terdiri atas Lamgugob, Asrama Haji, Lamnyong, Lingke, Peurada, hingga Darussalam dan sekitarnya. Dampak yang sama juga dirasakan Rayon Lambaro, Sabang, Jantho, dan Rayon Keude Bieng. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ucapnya.

Terkait laporan perorangan, Wahyu menyarankan agar masyarakat menggunakan aplikasi android PLN Mobile, contact center PLN di 123, atau media sosial facebook dan twitter. Dikatakan, PLN terus berusaha memberi pelayanan maksimal agar listrik selalu menyala. “Selain itu, jangan pernah memperbaiki jaringan PLN melalui pihak lain. Sebab, hal ini terkait dengan keselamatan kelistrikan,” pesannya.

Pada bagian lain, Manager Area PLN Banda Aceh, Wahyu Ahadi Rouzi menjelaskan, jaringan listrik di seluruh Aceh rawan terhadap angin kencang atau cuaca buruk. ia mencontohkan, Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) memiliki kabel yang tak terisolasi (telanjang), sehingga rentan sentuhan dahan pohon atau binatang.

“Saat kabel itu bersentuhan, akan terjadi hubungan pendek atau korsleting yang menyebabkan listrik otomatis padam,” ujar Wahyu. Saat korsleting itu, lanjutnya, sistem proteksi di gardu hubung otomatis bekerja dan memadamkan jaringan listrik guna menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved