Kadis Pertanian Aceh Minta Petani Tamiang Galakkan Tanaman Jagung

Untuk Aceh Tamiang sendiri,kebutuhan benih padi mencapi 741.525 kilogram dengan luas tanam 29.661 hektare.

Kadis Pertanian Aceh Minta Petani Tamiang Galakkan Tanaman Jagung
Pencanangan gerakan penangkaran benih padi di Desa Sapta Marga, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, Kamis (12/7/2018) 

Laporan Muhammad Nasir I Aceh Tamiang 

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG  - Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh, A Hanan SP MM meminta petani Aceh Tamiang kembali menggalakkan penanaman tanaman jagung dan kedelai.

Karena sebelumnya Kabupaten Aceh Tamiang salah satu daerah yang memberikan kontribusi sebagai penghasil jagung dan kedelai di Aceh.

Menurutnya, program beberapa tahun lalu penanaman jagung padi dan kedelai di Tamiang sangat baik.

Bahkan berkembang menjadi sumber ekonomi warga, seperti lahirnya gubuk-gubuk warga yang menjual jagung di Desa Lubuk Punti yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.

Baca: Warga Kebun Sungai Yu Ngadu Ke DPRK Aceh Tamiang, Minta Dewan Tuntaskan Kasus Rapala

Namun belakangan ini, minat warga menanam jagung dan kedelai mulai menurun.

Petani tidak bersemangat lagi sehingga menjadi tugas penyuluh untuk memotivasi petani kembali.

Supaya mau memanfaatkan sawah dan lahan terlantar lainya dengan menanam kedelai dan jagung terlebih pasca panen padi sebelum mereka turun kesawah lagi.

Kondisi ini disingung Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh, ketika mencanangkan gerakan penangkaran benih padi di Desa Sapta Marga, Kecamatan Manyak Payed, Kamis (12/7/2018).

Baca: Kejar-kejaran dengan Bandar Sabu-sabu, Polres Tamiang Temukan BB 1 Kg, Seorang DPO

Untuk Aceh Tamiang sendiri, tambah Kadis, kebutuhan benih padi mencapi 741.525 kilogram dengan luas tanam 29.661 hektare.

Sementara benih yang dihasilkan melalaui program APBA sebanyak 560.000 kilogram dengan luas tanam 140 Ha.

Jumlah ini masih kekurangan benih padi 181.525 kg benih padi. Dengan adanya petani penangkar benih, kedepan diharapkan Aceh Tamiang mandiri dalam penyediaan benih padi.(*) 

Penulis: Muhammad Nasir Tamiang
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help