Luar Negeri

Lelang di Perancis Jual Alat Pemenggal Kepala Rp 134 Juta, Lady Gaga Berada Diantara Penawar

alat pemenggal kepala tersebut pernah digunakan untuk mengeksekusi pelaku kriminal di Perancis hingga 1977

Lelang di Perancis Jual Alat Pemenggal Kepala Rp 134 Juta, Lady Gaga Berada Diantara Penawar
Alat pemenggal kepala berusia 150 tahun yang dijual. (Pestel-Debord via New York Post) 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah alat pemenggal kepala atau guillotine berusia 150 tahun bersama pisaunya terjual senilai 8.008 euro atau sekitar Rp 134,9 juta di Paris, Perancis, pada Rabu (11/7/2018).

Meski menuai protes dari regulator pelelangan, namun alat eksekusi mati setinggi 3 meter itu telah dibeli oleh seorang miliarder asal Perancis.

Diwartakan AFP, alat pemenggal kepala tersebut pernah digunakan untuk mengeksekusi pelaku kriminal di Perancis hingga 1977.

Baca: Kisah Remaja Thailand Terjebak 18 Hari di Goa, Kini Diundang Nonton Final Piala Dunia dan ke Klub MU

Balai lelang Drouot bersikeras bahwa guillotine yang dilelang merupakan replika dan tidak pernah dipakai.

Namun, alat itu pernah ditampilkan di museum penyiksaan di Paris.

Penjualan alat pemenggal kepala menjadi sangat kontroversial di Perancis, mengingat hukuman mati telah dihapus pada 1981.

Pengawas lelang Perancis keberatan mengenai pelelangan tersebut.

"Mereka seharusnya tidak menjual guillotine ini," kata seorang juru bicara otoritas lelang kepada surat kabar Parisien.

"Benda-benda seperti pakaian orang yang dikirim ke kamp-kamp (Nazi) dan instrumen penyiksaan ini sensitif," imbuhnya.

Baca: Kalahkan Belgia 1-0, Perancis Melenggang ke Final Piala Dunia 2018

Protes dari otoritas tidak menghentikan penjualan serupa senilai 220.000 euro pada 2011, di mana penyanyi asal Amerika Serikat Lady Gaga dilaporkan berada di antara para penawar.

Pengawas juga tidak memiliki kekuatan untuk menghentikan lelang, karena guillotine merupakan bagian dari penjualan akibat kebangkrutan.

Tidak semua alat pemenggal kepala laris manis di pasaran.

Alat itu pernah coba dijual seharga 40.000 euro sekitar empat tahun lalu di Nantes, tapi gagal terjual.

Pada 2012, kementerian budaya Perancis menghentikan aksi penjulan 812 benda terkait eksekusi terakhir di Algiers.(*)

Baca: Usai Dipastikan Menang Pemilu, Erdogan Temui Pendukung dan Berjanji Bakal Membebaskan Suriah

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Alat Pemenggal Kepala Terjual Rp 134 Juta dalam Lelang di Paris

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help