Aussie Hibah Dana untuk Sanitasi

Tahun ini, sejumlah daerah di wilayah barat Indonesia mendapatkan bantuan dana hibah dari Australia (Aussie)

Aussie Hibah Dana untuk Sanitasi
H. Aminullah Usman, SE.Ak, MM. Wali Kota Banda Aceh

* Total Rp 450 Miliar

BANDA ACEH - Tahun ini, sejumlah daerah di wilayah barat Indonesia mendapatkan bantuan dana hibah dari Australia (Aussie), termasuk Kota Banda Aceh. Bantuan dana tersebut diperuntukan bagi pembangunan sanitasi.

Kamis (12/7), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI dan Kedutaan Besar Australia menggelar peluncuran program hibah Australia-Indonesia untuk pembangunan sanitasi (sAIIG) tahap II wilayah Barat di The Premiere Hotel, Pekanbaru, Riau. Kegiatan itu dihadiri sejumlah kepala daerah, termasuk Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman. Acara ini dibuka Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Ekonomi dan Investasi, Ir Mochammad Natsir MSc.

Aminullah kemarin menyampaikan, kegiatan itu penting bagi Pemko Banda Aceh, karena pihaknya bisa mendapatkan informasi secara menyeluruh dan mendaftarkan program dengan memanfaatkan dana hibah tersebut. Saat ini, kata wali kota, pihaknya akan segera menyusun program pengembangan sanitasi di Banda Aceh.

Aminullah menjelaskan, bahwa program hibah untuk tahap I sudah berjalan pada 2012 hingga 2017 lalu. Sedangkan untuk tahap II yang dimulai pada 2019, Australia akan menggelontorkan dana Rp 450 miliar. “Kita akan mengusulkan sesuai kebutuhan untuk Banda Aceh. Dengan adanya bantuan ini, Alhamdulillah kita bisa menghemat APBK,” jelasnya.

Dia menambahkan, dengan hibah untuk sanitasi itu, Pemko Banda Aceh ingin berfokus pada sektor penanganan air limbah. Tujuannya untuk memperbaiki sistem limbah di permukiman warga, yang akan berdampak pada kesehatan masyarakat.

Sekretaris Infrastruktur dan Tata Kelola Ekonomi Kedubes Australia, Nura Ghaeni menyampaikan, program tersebut akan menjadi kesempatan yang baik untuk kerja sama antar dua negara, sebagai upaya membantu sanitasi masyarakat Indonesia.

Sehari sebelumnya, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, melakukan pertemuan dengan Wali Kota Pekanbaru, Dr Firdaus, untuk membahas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komisariat Wilayah I Sumatera ini, membahas isu-isu penting dan strategis kota-kota di Sumatera yang akan diapungkan dalam Forum Rakernas Apeksi Nasional di Tarakan, Kaltara 23 Juli 2018 mendatang. Firdaus merupakan Ketua Apeksi Komisariat Wilayah I Sumatera. Sedangkan Aminullah adalah Wakil Ketua.

“Kami bisa silaturahmi dan membahas hal-hal apa saja yang bisa dibawa ke Apeksi Tarakan nanti bersama pak Wali Kota Pekanbaru. Kami membahas isu penting yang akan dijadikan perbincangan di Rakernas Apeksi Nasional nanti. Intinya apa yang menjadi aspirasi kota-kota anggota Apeksi akan kita angkat di forum Apeksi Nasional untuk kemajuan daerah,” ungkap Aminullah dalam rilis yang diterima Serambi, Kamis (12/7). (mun/mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved