Tafakur

Ketenangan Hidup

Mengambil yang bukan hak untuk menumpuk-numpuk kekayaan membuat hidup tak tenang

Ketenangan Hidup

Oleh: Jarjani Usman

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28).

Mengambil yang bukan hak untuk menumpuk-numpuk kekayaan membuat hidup tak tenang. Apalagi bila akibat perbuatan itu, kita disalahkan dan dipenjarakan. Hidup sebagai orang bersalah dan di penjara tentunya sangat mengusik ketenangan hidup. Ruang gerak sangat terbatas. Kepercayaan orang lain musnah. Pikiran juga ikut terganggu oleh cemoohan orang sekitar. Bila direnungi, awal itu semua karena kita tak mau mengingat Allah saat mau melakukan hal-hal yang tak terpuji.

Bila mengingat Allah, akan merasa diri senantiasa terawasi di manapun kita berada. Tak ada tempat yang luput dari pandanganNya. Juga tak ada waktu yang terlupakan dari catatan malaikat. Dengan demikian, akan muncul rasa malu dan takut untuk melakukan suatu kejahatan. Lebih-lebih dalam setiap shalat, kita berdoa akan ditunjuki jalan hidup yang lurus, bukan jalan kesesatan seperti yang pernah ditempuh oleh orang-orang jahat.

Dengan cara hidup demikian, ketenangan akan diperoleh. Hidup akan terasa puas manakala setiap hari mampu menjaga diri jauh dari perbuatan-perbuatan yang tidak disenangi Allah.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved