Aceh Utara Bentuk BPR Syariah

Pimpinan DPRK Aceh Utara pada Kamis (12/7) kemarin, menggelar rapat paripurna ke-5 masa persidangan

Aceh Utara Bentuk BPR Syariah
Google/net
BPR Syariah 

* Pemkab Siapkan Modal Rp 30 Miliar

LHOKSUKON - Pimpinan DPRK Aceh Utara pada Kamis (12/7) kemarin, menggelar rapat paripurna ke-5 masa persidangan II dengan agenda pengesahan Qanun PT Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah Aceh Utara di gedung dewan setempat. Rapat itu dipimpin Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Abdul Mutaleb dihadiri Wakil Ketua H Mulyadi CH, dan anggota dewan. Selain itu, rapat tersebut juga dihadiri pejabat di Pemkab Aceh Utara.

Dalam rapat paripurna itu, semua fraksi ikut menyampaikan pendapat, mulai dari Fraksi Nasdem, Amanat Karya Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, hingga Fraksi Partai Aceh (PA). “Tujuan dari membangun BPR Syariah sebagai instrumen membangun daerah,” ujar Abdul Mutaleb kepada Serambi, kemarin.

Disebutkan dia, BPR Syariah ke depan akan mendapat penyertaan modal sebesar Rp 30 miliar dari Pemkab Aceh Utara secara bertahap. Modal tersebut akan dikonversikan dalam bentuk saham dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp 1 juta. “Nantinya, 97 persen menjadi milik Pemkab Aceh Utara, sisanya 3 persen milik Yayasan Pensiunan BPD Aceh,” sebut Taliban--sapaan akrab Abdul Mutaleb.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib saat menyampaikan sambutan menerangkan, qanun tersebut merupakan inisiatif eksekutif yang sangat strategis untuk mendorong pertumbuhan perekonomian dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat serta penyediaan modal bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Ini juga sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD). Karena itu, diperlukan lembaga keuangan yang menyediakan permodalan dan menghimpun dana dari masyarakat,” ulas Cek Mad--sapaan akrab Bupati Aceh Utara. Pembahasan rancangan Qanun BPR Syariah tersebut, beber dia, sudah dimulai sejak Januari 2016 dan disahkan pada tahun 2018.(jaf)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help