FK Unaya Lantik 48 Lulusan Dokter

Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama (FK-Unaya) Aceh mengambil sumpah dan melantik 48 lulusan dokter

FK Unaya Lantik  48 Lulusan Dokter
Rektor Unaya, R Agung Efriyo Hadi MSc PhD dan Dekan FK Unaya, dr Feriyani SpM berpose dengan dr Cut Annisha Tartia (tengah), peraih nilai tertinggi UKMPPD Unaya seusai pengambilan sumpah dokter di kampus itu, Kamis (12/7). FOTO/IST 

* Cut Annisha Raih Nilai Tertinggi UKMPPD

BANDA ACEH - Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama (FK-Unaya) Aceh mengambil sumpah dan melantik 48 lulusan dokter di kampus tersebut. Pelantikan dilakukan Dekan FK Unaya, dr Feriyani SpM, dan disaksikan Rektor Unaya, R Agung Efriyo Hadi MSc PhD di Gedung Nyak Syeh Unaya, Lampoh Keude, Aceh Besar, Kamis (12/7).

Hal itu disampaikan Dekan FK Unaya, dr Feriyani SpM kepada Serambi, Jumat (13/7). Feriyani mengatakan, dari 48 dokter baru Unaya yang dilantik tersebut, seorang lulusan bernama Cut Annisha Tartia berhasil meraih nilai tertinggi dalam Ujian Kompetensi Program Profesi Dokter (UKMPPD) Unaya tahun 2018.

“Annisha berhasil meraih nilai paling tinggi yaitu 80,6. Ini merupakan nilai UKMPPD tertinggi di FK Unaya selama ini,” ujar dr Feriyani. Dia mengaku ‘surprise’ sekaligus bangga dengan prestasi yang diraih Annisha, mengingat UKMPPD merupakan ujian kompetensi nasional berbasis CBT yang diselenggarakan serentak dengan soal yang sama di seluruh FK Indonesia.

Selain itu, lanjutnya, secara umum peserta periode ini juga meraih nilai yang baik pada ujian kompetensi itu. “Alhamdulillah di UKMPPD kali ini para lulusan nilainya banyak yang tinggi. Target saya mereka lulus, dan hasil ini jelas melampaui target saya,” kata Feriyani, dan mengaku bangga lulusan FK Unaya sudah siap bersaing dengan universitas lain di Indonesia.

Dia menambahkan, berdasarkan aturan dari Kemenristekdikti yang dituangkan dalam UU Nomor 20 Tahun 2013 Pasal 36 tentang Pendidikan Kedokteran, disebutkan bahwa mahasiswa program profesi baru bisa disumpah atau mendapat gelar dokter setelah lulus ujian kompetensi. “Kalau belum lulus, mereka dianggap belum mampu menjadi dokter. Jadi profesi dokter ini butuh kehati-hatian ekstra karena menyangkut nyawa manusia,” jelasnya.

Dekan FK Unaya menjelaskan, UKMPPD merupakan ujian akhir untuk meraih gelar dokter dengan nilai batas kelulusan yakni 66. Sebelumnya, para lulusan sudah melalui tahap pendidikan akademik di ruang perkuliahan, lalu program profesi (co-ast) dua tahun, dan mengikuti UKMPPD. “Kalau tidak lulus, tiga bulan kemudian ikut lagi,” kata Feriyani, dan menyebut dalam setahun ujian kompetensi itu digelar empat kali.(fit)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help