Gaji 13 untuk Guru SMA/SMK, SLB Cair

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Syaridin MPd, menyatakan pihaknya sudah menyalur gaji ke 13 tahun 2018

Gaji 13 untuk Guru SMA/SMK, SLB Cair
SYARIDIN, Kadisdik Aceh

* Honor Guru Kontrak Dibayar Sesuai Grade UKG

BANDA ACEH - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Syaridin MPd, menyatakan pihaknya sudah menyalur gaji ke 13 tahun 2018 untuk 13.624 guru PNS tingkat SMA, SMK, dan SLB se-Aceh. Begitu juga untuk 330 PNS di bawah jajaran Disdik Aceh. Dana Rp 57,9 miliar itu disalur Badan Pengelolaan Keuangan Aceh melalui Bank Aceh Syariah, 9 Juli 2018. Kemudian ditransfer ke rekening masing-masing penerima, sehingga gaji itu sudah bisa dicairkan atau ditarik.

“Kalau ada yang sampai kini belum menerimanya, bisa ditanyakan ke bagian rekap pada Dinas Pendidikan Aceh. Mereka yang merekap usulan pembayaran gaji ke 13 tersebut di bagian bendahara,” kata Syaridin kepada Serambi, Jumat (13/7).

Syaridin menjelaskan pemerintah pusat memberikan gaji itu untuk membantu guru dan PNS lainnya menghadapi tahun ajaran baru pendidikan anak-anak, sehingga selalu disalurkan menjelang tahun ajaran baru pendidikan, termasuk tahun ini yang mulai masuk sekolah, Senin besok lusa, 16 Juli 2018.

Syaridin mengatakan pihaknya juga sudah menyalurkan honor guru kontrak SMA, SMK Non-

PNS, namun baru empat bulan, yakni Januari-April 2018. Sedangkan untuk Mei dan Juni dalam proses. Syaridin menjelaskan honor guru kontrak itu, mulai tahun ini dibayar sesuai grade hasil Uji Kompetisi Guru (UKG). Adapun mereka yang sudah mengikuti UKG tahap pertama pada November 2017 adalah 8.300 orang dan hanya 3.000-an orang yang lulus untuk kategori grade I dengan nilai tertinggi dan grade V bernilai minimal.

Adapun honor yang dibayar, yakni untuk grade I atau nilai UKG 91-100 adalah Rp 30 ribu/jam, grade II yang nilai UKG 81-90 adalah Rp 28 ribu/jam, grade III yang nilai UKG 71-80 yakni Rp 26 ribu/jam, grade IV yang nilai UKG 61-70 adalah Rp 24 ribu/jam, dan grade V yang nilai UKG 51-60 adalah Rp 22 ribu/jam. Sedangkan yang belum mencapai nilai minimal 51, juga dibayar honornya Rp 15 ribu/jam. “Jadi yang mendapat nilai UKG grade I, jika ia mengajar dalam satu minggu bisa mendapat 24 jam, maka penghasilannya satu bulan mencapai Rp 2,8 juta,” sebut Syaridin.

Hasil UKG Tahap II
belum Diumumkan
Sedangkan UKG tahap II diikuti 7.600 guru SMA, SMK dan SLB Non-PNS pada Mei 2018, kata Syaridin, hasilnya belum diumumkan. Ia berharap mereka yang lulus bernilai tinggi atau memperoleh grade I, nantinya bisa lebih banyak atau mencapai 50 persen lebih. “Tujuannya di samping bakal banyak guru honor yang gajinya tinggi, mutu lulusan anak didik juga bisa lebih berkualitas karena gurunya sudah berkualitas tinggi,” kata Syaridin.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Guru SMA, SMK dan SLB Disdik Aceh, Drs Zulkifli, mengatakan pembagian grade untuk hasil UKG ini untuk semakin memotivasi guru meningkatkan kompetensinya. Menurutnya, ke depan UKG SMA, SMK, dan SLB se-Aceh akan dilaksanakan dua tahun sekali. Guru yang ingin menaikkan status grade UKG, misalnya dari V menjadi I, juga boleh ikut kembali, apalagi guru yang belum lulus UKG. (her)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved