KIP: Mungkin Parnas Masih Menunggu

Pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) di sejumlah kabupaten/kota hingga Jumat (13/7) masih sepi

KIP: Mungkin  Parnas Masih  Menunggu
DOK SERAMBINEWS.COM
Logo KIP 

* Diberlakukan Kuota Caleg 120 Persen
* Terkait Masih Sepinya Pendaftaran Bacaleg

BANDA ACEH - Pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) di sejumlah kabupaten/kota hingga Jumat (13/7) masih sepi. Catatan Serambi, baru parpol di Bireuen dan Nagan Raya yang mendaftarkan bacaleg, itu pun hanya dua partai. (Baca, Baru PBB di Bireuen, Golkar di Nagan)

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Jaya, Rasyidin, menduga, sejumlah partai politik (parpol), terutama partai nasional (parnas) sengaja menunda pendaftaran bacaleg karena masih menunggu diberlakukannya kuota caleg 120 persen dari jumlah kursi di setiap daerah pemilihan.

“Mungkin ada parpol yang masih menunggu kepastian soal kuota caleg 120 persen,” kata Rasyidin kepada Serambi, Jumat (13/7).

Untuk saat ini, lanjut dia, kuota caleg 120 persen dari jumlah kursi di setiap daerah pemilihan hanya berlakuuntuk partai lokal, tidak untuk parnas. Hal ini sesuai dengan Undang Undang Pemerintah Aceh (UUPA).

“Di Aceh Jaya ada 20 parpol, tetapi sampai saat ini belum ada yang mendaftar,” ucapnya.

Di Lhokseumawe juga belum ada partai yang mendaftar. Padahal seperti diketahui, pendaftaran bacaleg akan ditutup pada 17 Juli ini atau tinggal empat hari lagi dari sekarang.

Ketua KIP Lhokseumawe, Mohd Tasar, mengaku, sejauh ini baru PAN dan Demokrat yang sudah berkomunikasi ingin mendaftarkan bacaleg, tetapi diundur karena ada beberapa kelengkapan administrasi yang perlu ditambah.

“Kita sudah konfirmasi ulang, Demokrat rencananya mendaftar Sabtu sedangkan PPP pada hari Minggu. Selain itu belum ada parpol yang konfirmasi,” kata Mohd Tasar.

Ia mengharapkan parpol lain bisa mendaftar lebih cepat, sehingga pihaknya bisa lebih cepat melakukan verifikasi dan parpol masih memiliki waktu untuk memperbaiki kekurangan syarat pendaftaran.

Ketua KIP Aceh Barat, T Novian Nukman, juga mengakui jika di wilayahnya belum ada parpol yang mendaftarkan bacaleg. Ia menyarankan parpol untuk mendaftar secapatnya. “Hingga hari ini (Jumat) belum ada yang mendaftar. Komitmen sudah ada,” kata Novian.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akhirnya mengabulkan permintaan DPRA terkait kuota caleg DPRA dan DPRK kabupaten/kota di Aceh. Dengan demikian, kuota caleg di Aceh untuk Pileg 2019 tetap 120 persen dari jumlah kursi di setiap daerah pemilihan.

Namun hal itu hanya berlaku untuk partai lokal (parlok),tidak untuk parnas. Akibatnya, sejumlah pimpinan parnas di Aceh menolak keputusan KPU tersebut. KPU dinilai diskriminasi dan mencederai rasa keadilan bagi semua parpol yang ada di Aceh.

Mereka yang menolak berasal dari Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Demokrat, PPP, PAN, PKS, Partai Gerindra, PKB, PDI-P, PBB, Partai Berkarya, dan Partai Perindo. PPP Aceh bahkan mengancam memboikot pelaksanaan Pemilu 2019 jika KPU tidak merespon protes mereka.(riz/c52/bah)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help