Oknum Dai Raup Uang Jamaah Capai Rp 320 Juta

Sy, oknum dai asal Asahan, Sumatera Utara (Sumut) yang kini ditahan di Mapolres Lhokseumawe atas dugaan menipu

Oknum Dai Raup Uang Jamaah Capai Rp 320 Juta
ARI LASTA IRAWAN, Kapolres Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Sy, oknum dai asal Asahan, Sumatera Utara (Sumut) yang kini ditahan di Mapolres Lhokseumawe atas dugaan menipu jamaah mengakui telah meraup uang mencapai Rp 320 juta. Polisi masih mengembangkan kasus yang menjual mualaf tersebut.

“Kita masih mendalami. Karena tidak tertutup kemungkinan uang yang didapatkan dari para jamaah di berbagai lokasi akan lebih dari jumlah tersebut,” ujar Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim, AKP Budi Nasuha, Jumat (13/7).

Menurutnya, aksi Sy yang sudah berlangsung selama enam bulan ini terjadi di sejumlah masjid di Medan dan di beberapa kabupaten/kota di Aceh. Sedangkan uang sumbangan jamaah diduga telah digunakan untuk berbagai kepentingan pribadi, baik untuk berlibur ke Bali, termasuk membeli berbagai aset.

Jadi, sebut AKP Budi, didasari keterangan tersangka tersebut, maka pihaknya kini telah membentuk dua tim. Tim pertama untuk mendata masjid-masjid mana saja yang pernah dijadikan tempat oleh Sy untuk berceramah sekaligus memintai keterangan para pengurus masjid.

Sedangkan tim yang kedua akan melakukan penyitaan terhadap aset-aset Sy yang diakuinya dibeli dari hasil sumbangan para jamaah. “Sampai ini yang sudah diakuinya untuk uang muka beli mobil dan beli handphone, barang-barang ini sudah kita sita. Lalu, Sy juga mengakui ada membeli sepetak tanah di Medan dan televisi 64 inci. Rencananya dalam waktu dekat ini akan kita sita sebagai barang bukti,” papar AKP Budi.

Ditambahkan, sampai saat ini pihaknya juga telah selesai memeriksa 10 saksi, yakni para jamaah yang pernah memberi sumbangan saat Sy berceramah di Lhokseumawe. “Hasil pendataan kita, Sy baru berceramah di Lhokseumawe hanya di Masjid Al-Azhar Pusong. Di lokasi itu dia berhasil mengumpulkan uang mencapai 30 juta rupiah. Sedangkan di Islamic Center belum berlangsung, karena keburu dibawa tim kita ke Mapolres,” demikian AKP Budi.

Seperti diberitakan, penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe hingga Kamis (12/7) masih menahan Sy (28), oknum dai (penceramah) asal Asahan, Sumatera Utara, atas dugaan menipu jamaah pada sejumlah masjid di Medan dan Aceh. Modusnya, pelaku mengumpulkan sumbangan dari jamaah untuk membeli Alquran yang akan dibagikan kepada mualaf. Tapi, kuat dugaan dana itu digunakan untuk kepentingan pribadi oknum dai tersebut.(bah)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help