Trans-K Layani Dua Rute Baru

Dinas Perhubungan Aceh bekerja sama dengan Perum Damri Banda Aceh kembali membuka dua rute baru bus Trans Koetaradja (Trans-K)

Trans-K Layani  Dua Rute Baru
SERAMBI INDONESIA/ NURUL HAYATI
Penumpang Bus Trans Koetaradja melakukan perjalanan dari Keudah menuju Darussalam, Kamis (16/6). SERAMBI INDONESIA/ NURUL HAYATI 

* Kota-Mata Ie dan Kota-SIM Via Ulee Kareng

BANDA ACEH - Dinas Perhubungan Aceh bekerja sama dengan Perum Damri Banda Aceh kembali membuka dua rute baru bus Trans Koetaradja (Trans-K) sejak, Rabu (11/7) lalu. Dua rute baru yaitu koridor tiga dengan rute Kota-Mata Ie dan koridor lima dengan rute Kota-Ulee Kareng-Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi MT melalui Kepala Bidang Darat, Nizarli, kepada Serambi mengatakan, koridor tiga yang menghubungkan kota-Mata Ie akan dilayani empat unit bus trans-K ukuran medium. Sedangkan koridor lima ke Bandara SIM via Ulee Kareng juga dilayani empat unit bus, namun terdiri dari tiga bus trans-K ukuran besar dan satu unit ukuran medium.

Dia merincikan, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, koridor tiga kota-Mata Ie disediakan sebanyak 24 halte, yang terdiri atas 16 halte permanen dan delapan halte portable. Sedangkan koridor lima kota-Ulee Kareng-SIM akan disediakan 23 halte, yang terdiri atas 18 halte permanen dan 5 halte portable.

Untuk diketahui, koridor tiga akan melewati Masjid Raya Baiturrahman-Museum Aceh-Taman Budaya-Suzuya Mall-RS Fakinah-Simpang Ketapang-Pasar Ketapang-hingga berakhir di Kolam Mata Ie. Sementara koridor lima ini bus akan melewati rute pusat kota di Keudah-Masjid Raya Baiturrahman, Beurawe-Simpang BPKP-Ulee Kareng-Universitas Abulyatama-Lam Ateuk-hingga berakhir di Blangbintang.

“Pelayanan Trans-K ini juga untuk mendukung pelaksanaan Muzakarah Ulama Sufi Internasional, Pekan Kebudayaan Aceh, serta sejumlah event lain di Banda Aceh dan sekitarnya,” ujar Nizarli.

Ia menambahkan, kedua rute baru tersebut akan beroperasi mulai pukul 06.30-21.00 WIB. Dengan jam operasional yang panjang, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas umum yang disediakan pemerintah itu untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

Apalagi hingga saat ini bus Trans-K masih disediakan secara gratis. Karena semua biaya operasional masih disubsidi Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan. Saat ini sudah ada lima koridor yang dilayani Trans-K dan dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat. Selain dua koridor baru tersebut, juga ada tiga koridor yang sudah terlebih dulu aktif yaitu Kota-Darussalam, Kota-Pelabuhan Ulee Lheue, Kota-Bandara SIM Via Batoh dan Lambaro.

Jangan Parkir di Halte
Anggota DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, mengatakan, penambahan dua koridor baru Trans-K itu merupakan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat. Ia pun berharap dukungan dari masyarakat, salah satunya dengan tidak memarkirkan kendaraan di halte Trans-K.

Daniel menambahkan, jika ke depan lalu lintas Trans-K dapat terus berjalan lancar, maka kondisi itu akan mampu menarik minat masyarakat untuk menggunakan fasilitas publik itu. Karena hingga saat ini sudah ada lima penjuru yang dilayani oleh Trans-K.

Menurutnya, kehadiran Trans-K, selain dapat memberikan kemudahan bagi warga Banda Aceh dan Aceh Besar. Juga memberi kemudahan kepada wisatawan yang berkunjung ke Banda Aceh, karena akses ke beberapa tempat wisata sudah ada transportasi umum.

Ia berharap kepada Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan Aceh supaya dapat memberikan dan meningkatkan pelayanan kepada penumpang Trans-K. Sehingga kedepan, bus tersebut terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat.(mun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help