76 Voters Tentukan Tuan Rumah PORA

Sebanyak 76 voters (pemilik suara) akan menentukan tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV 2020

76 Voters Tentukan Tuan Rumah PORA
KETUA penjaringan dan penyaringan tuan rumah PORA XV/2022, Faisal Saifuddin memberikan penjelasan tentang calon rumah PORA XV/2022, di Kantor KONI Aceh, Sabtu (14/7). 

BANDA ACEH - Sebanyak 76 voters (pemilik suara) akan menentukan tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV 2020. Pemilihan host pesta empat tahunan tersebut akan berlangsung Minggu (23/7) mendatang dalam rapat kerja (Rakerda) KONI Aceh.

76 voters tersebut berasal dari 23 KONI kabupaten/kota, dan 53 Pengurus Provinsi (Pengprov) olahraga. Keenam calon tuan rumah bersaing ketat dalam memperebutkan suara. Pemenang pertama, kedua dan ketiga kemudian diajukan kepada Pemerintah Aceh.

“Kelima kabupaten/kota layak menjadi tuan rumah PORA 2022 karena memiliki sarana, dan prasarana yang memadai. Namun, keputusan mereka terpilih akan ditentukan oleh 76 voters dari KONI daerah dan 53 suara,” ungkap Ketua penjaringan dan penyaringan tuan rumah PORA, Ir H Faisal Saifuddin dalam konferensi pers di Kantor KONI Aceh, Sabtu (14/7) petang.

Didampingi anggota verifikasi, Said Zulhasri, Heri Laksana, Syukarni, dan Humas, Qahar Muzakar, Faisal menjelaskan, hasil verifikasi lapangan masing-masing daerah telah memenuhi syarat 30 persen ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yakni venue. Kelima daerah yang dinyatakan layak menjadi penyelenggara PORA yakni Kota Langsa, Lhokseumawe, Pidie, Nagan Raya, dan Aceh Jaya- Aceh Barat maju sebagai tuan rumah bersama.

Faisal menambahkan, proses penjaringan dan penyaringan sudah dilakukakan tiga tahapan mulai penerimaan pendaftaran bakal calon 8 Juni dan ditutup 29 Juni 2018, administrasi dan verifikasi ke lapangan.

“Lima calon yang terdiri dari enam kabupaten/kota dinyatakan lulus syarat administrasi, data, dokumen dan verifikasi ketersediaan 30 persen sarana dan prasarana yang disyaratkan sebagai tuan rumah,” tegas Faisal yang juga Wakil Ketua KONI Aceh.

Seperti diketahui, verifikasi lapangan dimulai dari Langsa, Lhokseumawe, Pidie, Nagan Raya, Aceh Barat dan terakhir di Aceh Jaya. “Penilaian 30 persen ketersedian venue dari 29 cabang olahraga yang akan dipertandingkan sama seperti di PORA XIII/2018 di Aceh Besar. Referensi kita bidding (pemilihan) tuan rumah PON,” ungkapnya.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved