Klarifikasi Berita dari Dirut PT Kapal Api

Dalam surat klarifikasikan ini, Dirut PT Kapal Api menceritakan histori rencana investasi Kapal Api di Bener Meriah

Klarifikasi Berita dari Dirut PT Kapal Api
IST
Dirut PT Kapal Api, Soedomo (dua dari kanan) bersama Bupati Bener Meriah Ahmadi SE (kiri), Pangdam Iskandar Muda Mayjen Hafil Fuddin, dan Bupati Gayo Lues, HM Amru (kanan), dalam satu kesempatan di The Atjeh Connection, di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dirut PT Kapal Api, Soedomo Mergonoto menyampaikan klarifikasi atas berita berjudul "Dirut PT Kapal Api Pernah Merasa Tertipu Saat akan Bangun Pabrik Gula di Bener Meriah", yang tayang di Serambinews.com edisi 8 Juni 2018,

Dirut PT Kapal Api dalam surat klarifikasinya yang ditujukan kepada Serambinews.com, menyatakan tidak pernah menyampaikan hal itu dalam rakor Dewan Ketahanan Nasional di Jakarta pada 6 Juni 2018.

Sementara itu, Serambinews.com menuliskan berita dan menayangkan foto dalam pemberitaan tersebut, bersumber dari rilis Pemkab Bener Meriah yang dikirimkan oleh Kabag Humas Pemkab Bener Meriah.

(Baca: Dirut PT Kapal Api Pernah Merasa Tertipu saat Akan Bangun Pabrik Gula di Bener Meriah)

(Baca: Kapal Api Siap Bangun Industri Pengolahan Kopi di Bener Meriah dan Galus, Ini Luas Lahan Dibutuhkan)

Berikut isi klarifikasi lengkap yang ditandatangani oleh Dirut PT Kapal Api, Soedomo Mergonoto.

Dengan Hormat,

Sehubungan dengan berita dimuat di serambinews.com pada tanggal 08 Juni 2018, melalui surat ini saya menegaskan bahwa dalam pertemuan Rakor dengan Dewan Ketahanan Nasional pada tanggal 06 Juni 2018 yang lalu, saya tidak pernah mengatakan seperti yang tertulis dalam pemberitaan tersebut. Hal mana bisa dicek dalam rekaman acara tersebut.

 Perlu saya klarifikasikan mengenai histori rencana investasi Kapal Api di Bener Meriah, Aceh sebagai berikut:

1. Atas ajakan dari Dinas Transmigrasi maka pada tanggal 02 Maret 2011 kami dipertemukan oleh Dirjen Transmigrasi dengan Bapak Bupati Bener Meriah yang menjabat saat itu, Bapak Ir. H. Tagore Abu Bakar.

Dalam pertemuan tersebut kami membahas kerja sama investasi di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Kabupaten Bener Meriah guna pengembangan komoditas tebu serta pembangunan pabrik gula dengan skala 12.000 TCD. Kemudian saya (menggunakan nama PT. Gayo Arindo) bersurat kepada Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Bp. Drs H.A Muhaimin Iskandar, MSi, tertanggal 07 Maret 2011 sehubungan dengan permohonan tersebut (surat terlampir).

2. Pada tanggal 10 Maret 2011 saya menerima tembusan surat dari Bapak Bupati Ir. H. Tagore Abu Bakar kepada Bapak Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang menyampaikan dukungan kepada PT. Gayo Arindo untuk berpartisipasi mendukung Program Nasional Swasembada Gula (surat terlampir).

(Baca: Peserta Aksi Dukung KPK di DPRK Bener Meriah Minta Pemkab tak Beri Bantuan Hukum Kepada Ahmadi)

(Baca: Bukan Korupsi, Cuma ‘Uang Kopi’)

3. Sekitar bulan Maret / April saya, Soedomo Mergonoto, bersama Dirjen Transmigrasi yang menjabat saat itu, Alm. Bp. Harry Heriawan Saleh, mengunjungi Bener Meriah. Kami sangat tersanjung dan terhormat karena di bandara kami disambut langsung oleh Bapak Bupati Ir. H. Tagore Abu Bakar dengan tarian tradisional serta diberikan selendang kehormatan. Setelah pembicaraan, kami diajak oleh Bapak Tagore untuk survey lahan sekaligus melihat lahan percontohan tebu oleh P3GI.

Halaman
12
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved