PKA 7

‘Sultan Aceh’ Itu, Kini Jadi Kapolsek Kute Panang

Dialah yang memerankan sosok Sultan Aceh dalam drama “Reje Linge” persembahan Kontingen Aceh Tengah

‘Sultan Aceh’ Itu, Kini Jadi Kapolsek Kute Panang
SENIMAN Aceh dalam “Gairah Kota Menuju PKA” di Kabuji Kafe Banda Aceh, Sabtu (14/7) Malam. 

BANDA ACEH - Dialah yang memerankan sosok Sultan Aceh dalam drama “Reje Linge” persembahan Kontingen Aceh Tengah dalam Pekan Kebudayaan Aceh 3 (PKA 3) 1988 di Banda Aceh. Sebagai Sultan Aceh, ia menerima penyerahan gajah putih bira samtani dari Sengeda, pewaris Kerajaan Linge, dalam satu upacara di Kerajaan Aceh.

“Sultan Aceh” itu, kini menjabat Kapolsek Kute Panang Aceh Tengah. Nama lengkapnya Irfan Lubis, berpangkat Ajun Komisaris Polisi atau AKP. “Kenangan indah itu tak terlupakan,” kata Irfan Lubis dalam percakapan dengan Serambi, Senin (16/7).

Ditemani secangkir kopi Gayo, Irfan Lubis menceritakan kisahnya terlibat dalam dunia seni yang dimulai dari keakraban dengan seniman daerah itu untuk menyalurkan bakat dengan baik. Ketika memerankan tokoh Sultan Aceh, ia juga sudah menjadi anggota Polri yang dinas di Polres Aceh Tengah.

Drama “Reje Linge” disutradarai Ipap Suprapto dan naskah ditulis oleh Sjaiful Hadi JL. Pemainnya antara lain, Dahlan Molata, Darwin Sopacua, Irfan Lubis, Zulfian Karim, Hamdan Asto, Kak Is, Riduan Asirasir, dan banyak lagi aktor dari Aceh Tengah.

Drama tersebut mengisahkan tragedi gajah putih, legenda jelmaan Bener Meriah, abang kandung Sengeda. “Kami memainkan kisah itu di Taman Budaya Aceh,” kata Irfan Lubis tentang pertujukan drama “Reje Linge.”

Keikutsertaan Irfan Lubis yang lahir di Medan, 10 Oktober 1961 di panggung seni terus berlanjut dalam Kemah Seniman Aceh II 1990 di Banda Aceh, dan PKA V 2009 juga di Banda Aceh.

Sejak diterima di jajaran kepolisian, Irfan berdinas di Aceh Tengah dan menikah dengan Amna SH, perempuan Gayo yang dikaruniai tiga putra-putri.

Karirnya di kepolisian, menjabat Kapolsek Ketol pada 2012, Kapolsel Lut Tawar 2014, dan Kapolsek Kute Panang 2018.

“Mungkin sayalah satu-satunya polisi yang aktif main teatar di Aceh Tengah. Sekarang pun, andai diminta, saya siap kembali berteater,” ujar Irfan sambil tertawa.(fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved