Massa APM Demo PT Socfindo

Massa dari Aliansi Pemuda Menggugat berunjuk rasa ke PT Socfindo Kebun Lae Butar, di Gunung Meriah, Aceh Singkil

Massa APM Demo PT Socfindo
ALIANSI Pemuda Menggugat menggelar unjuk rasa di kantor PT Socfindo Kebun Lae Butar, Gunung Meriah, Aceh Singkil, Selasa (17/7). 

SINGKIL - Massa dari Aliansi Pemuda Menggugat berunjuk rasa ke PT Socfindo Kebun Lae Butar, di Gunung Meriah, Aceh Singkil, Selasa (17/7). Massa menuntut perusahaan tersebut merelokasi pabrik kelapa sawit dari lokasi saat ini di kawasan Lae Butar, karena dekat permukiman penduduk ke wilayah jauh dari perumahan warga.

Tuntutan lain demonstran mendesak perusahaan membeli tandan buah segar (TBS) kelapa sawit masyarakat. Kemudian meminta PT Socfindo melepas areal hak guna usaha (HGU) lahan perkebunannya 100 meter dari badan jalan untuk pengembangan wilayah Kecamatan Gunung Meriah. Dalam orasinya warga juga meminta karyawan yang telah mengalami pemutusan hubungan kerja diterima kembali.

“Kedatangan kami juga menagih janji pengurus PT Socfindo, tentang lowongan lapangan kerja,” kata Suandi Tumangger Koordinator Aliansi Pemuda Menggugat. Pengunjuk rasa datang menggunakan mobil bak terbuka dan kendaraan sepeda motor lengkap dengan pengeras suara. Mereka juga membawa spanduk berisi tuntutan.

Sebelum menuju perusahaan terlebih dahulu massa berorasi di Simpang Empat Rimo, setelah itu bergerak ke pintu gerbang perusahaan dan kembali menggelar orasi secara bergantian. Setelah berorasi perwakilan pengunjuk rasa menggelar pertemuan dengan Adm PT Socfindo Kebun Lae Butar, Erikson Ginting serta petinggi Socfindo dari kantor Medan H Asmadi.

Dalam pertemuan tersebut Erikson menyatakan pihaknya sudah menerima sekitar 88 pekerja warga lokal. Walau harus diakui belum memuaskan mengingat penerimaan karyawan harus sesuai aturan manajemen perusahaan. Sementara H Asmadi mengatakan pemindahan pabrik tidak serta merta bisa dilakukan sebab harus mengikuti aturan yang berlaku.

“Kami sudah melaksanakan tuntutan, tapi tidak mungkin memuaskan. TBS sawit masyarakat sudah diterima. Mengenai pelepasan HGU bukan ranah kami,” ujarnya.(de)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved