Tafakur

Pinjaman Darah

Barangsiapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya

Pinjaman Darah

Oleh: Jarjani Usman

“Barangsiapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan” (QS. Al Baqarah: 245).

Ada saat-saat tertentu bagi kita diuji untuk dilihat sejauhmana muncul rasa peka saat mendengar atau menyaksikan orang lain menderita. Seperti seseorang yang sedang sakit parah dan membutuhkan sumbangan darah sesegera mungkin dari saudara-saudaranya. Beruntung ada sebahagian hamba Allah yang terketuk pintunya sehingga rela menyumbang darahnya. Walau demikian, yang perlu difahami bahwa menyumbang darah sesungguhnya memberi pinjaman kepada Allah, melalui hamba-hambaNya yang sedang sakit.

Yang namanya pinjaman (termasuk darah), pasti akan dikembalikan dan bahkan berlipat ganda oleh Allah yang maha kuasa. Allah berjanji akan mengampuni dosa penyumbang (QS. At Taghaabun: 17). Kedua, akan diberi kemudahan rezeki karena telah memudahkan kehidupan orang lain. Ketiga, bertambah kuatnya kasih sayang dan persaudaraan dengan sesama hamba. Keempat, hilangnya sejumlah potensi penyakit yang berkaitan dengan darah dari tubuh orang yang ikhlas menyumbang darahnya. Kelima, balasan berlipat ganda untuk penyumbang. Keenam, munculnya rasa gembira dalam hati penyumbang karena telah membantu saudaranya. Ketujuh, hilangnya rasa penyesalan waktu kematian tiba, karena orang yang telah mati akan memohon untuk dihidupkan lagi walau sesaat agar bisa berbuat kebaikan.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help