Bermodalkan Sendok Makan Kabur dari Penjara Alcatraz, Begini Nasib Mereka Kini

Bangunan penjara ini dikelilingi arus air dingin yang sangat besar sehingga para narapidana diklaim tidak bisa melarikan diri dengan mudah.

Bermodalkan Sendok Makan Kabur dari Penjara Alcatraz, Begini Nasib Mereka Kini
Intisari online
Penjara Alcatraz 

SERAMBINEWS.COM - Kalau bicara mengenai penjara, tidak ada yang mengalahkan seramnya penjara Alcatraz, Amerika Serikat.

Penjara ini dibangun di sebuah pulau bernama pulau Alcatraz di San Fransisco, Amerika Serikat.

Bangunan penjara ini dikelilingi arus air dingin yang sangat besar sehingga para narapidana diklaim tidak bisa melarikan diri dengan mudah.

Ribuan pelaku kriminal kelas kakap seperti Alcapone pernah dipenjara di Alcatraz.

Baca: Singapore Open 2018 - Yulia Yosephin Susanto Lolos ke Perempat Final Setelah Tumbangkan Wakil India

Meski kini penjara Alcatraz telah berhenti beroperasi, nyatanya ada sebuah surat yang dibuat oleh seorang narapidana yang berhasil selamat dari penjara tersebut.

Surat itu dibuat oleh John Anglin pada tahun 2013 dan baru muncul ke publik tahun 2018 ini.

John Anglin menceritakan pengalamannya melarikan diri dari Alcatraz pada 11-12 Juni 1962 bersama dua narapidana lain, Clarence Anglin dan Frank Morris.

Baca: Pelanggar Akan Didenda 500 Ribu Yen, Revisi UU Kesehatan Jepang tentang Larangan Merokok Disahkan

Anglin dan temannya telah merencanakan upaya pelarian ini selama enam bulan termasuk untuk memperlebar saluran ventilasi di sel mereka.

Tiga napi ini menggunakan pisau gergaji yang dibuang, sendok makan yang dipertajam, dan bor rakitan yang dibuat dari mesin penyedot debu.

Mereka berusaha memperbesar ventilasi dan menyamarkan keributan yang timbul dengan permainan akordean Frank Morris.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved