Bupati Pidie Jaya Salur Dana Stimulan untuk Rumah Korban Gempa, Ini Besarnya per Rumah

Pemberian dana ini untuk rumahnya rusak berat dan rusak sedang akibat gempa bumi yang terjadi 7 Desember 2016

Bupati Pidie Jaya Salur Dana Stimulan untuk Rumah Korban Gempa, Ini Besarnya per Rumah
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
PULUHAN korban gempa bumi Pijay yang rumahnya rusak sedang dan proses rehab tidak dilakukan secara berkelompok tapi ditangani langsung oleh pemiliknya masing-masing, Kamis (19/7) mendapat dana rehab masing-masing Rp 20 juta. Bantuan diserahkan Bupati Pijay, H Aiyub Abbas di pendopo. 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Disaksikan camat dan anggota muspika, Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Abbas, Kamis (19/7/2018) di pendopo setempat menyerahkan bantuan dana stimulan kepada 273 orang warga.

Pemberian dana ini untuk rumahnya rusak berat dan rusak sedang akibat gempa bumi yang terjadi 7 Desember 2016.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak-BPBD) Pidie Jaya, HM Nasir dalam laporannya mengatakan, dana siap pakai itu disalurkan kepada 131 rumah kategori rusak berat dan 142 rumah kategori rusak sedang.

Sebagaimana disampaikan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke Pijay beberapa hari pascagempa bahwa setiap rumah rusak berat mendapat Rp 40 juta dan rumah rusak sedang Rp 20 juta.

Baca: Proses Rehab-Rekons 5.812 Rumah yang Rusak Akibat Gempa Pijay Dimulai, Bupati Serahkan Buku Rekening

Dana untuk kedua kategori dimaksud dikirimkan ke rekening masing-masing.

Ternyata dari 131 rumah rusak berat tadi, hanya lima rumah yang bersedia menerima Rp 40 juta/unit, sementara lainnya 126 unit menolak. Mereka atau yang 126 itu menuntut supaya masing-masing disalurkan Rp 85 juta pr-unit.

Akhirnya, lanjut HM Nasir, permintaan ke 126 orang dimaksud terkabul.

Tapi dengan catatan bahwa dana yang sudah ditransfer sebelumnya sebesar Rp 40 juta supaya dikembalikan (ditransfer kembali) terlebih dahulu, baru kemudian yang bersangkutan akan dikirim Rp 85 juta.

Sedangkan dari 142 unit rumah kategori rusak sedang yang setiap unit dibantu Rp 20 juta, ternyata sebanyak 60 rumah menolak, karena menilai rumahnya rusak berat.

Baca: Karena Tempati Ruko, Empat Korban Gempa Pijay Diabaikan Dalam Pendataan

Halaman
12
Penulis: Abdullah Gani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help